Kiat Sukses Jalani Diet Gadget

Iklan Semua Halaman

Header Menu

Kiat Sukses Jalani Diet Gadget

Simpholyfe
Jumat, 24 Mei 2019
Image: digilife.telkomsel.com

Berita24.com - Teknologi informasi yang berkembang pesat saat ini menuntut manusia untuk berkomunikasi intens lewat alat komunikasi yang di sebut gadget. Gadget merupakan peranti (Perangkat) elektronik atau mekanik, yang memiliki fungsi praktis. Saat ini perkembangan gadget sendiri sudah semakin canggih sebagai alat komunikasi yang dilakukan manusia. Tidak heran jika penggunaan gadget saat ini sudah menjadi suatu kebutuhan penting bagi kehidupan masnusia. 

Penggunaan gadget saat ini semakin marak dikalangan masyarakat tanpa mengenal batas usia. Dengan adanya keberadaan gadget yang semakin canggih ini , manusia dapat dimudahkan dalam berbagai hal khususnya berbagi informasi.  Dalam aktivitas sehari-hari, kita tidak bisa lepas dari yang namanya gadget. Hampir tiap jam notifikasi demi notifikasi bertebaran di layar gadget. Mulai dari yang penting, mendesak, sampai yang tidak penting. Sayangnya, terkadang kita langsung tergoda untuk membuka semua notifikasi-notifikasi tersebut sampai lupa mana yang harus diprioritaskan untuk direspon. Akibatnya, banyak waktu tersita untuk gadget. Beruntung jika kegiatan bersama gadget tidak menggangggu aktivitas. Namun, sebagaian orang yang terlalu asik dengan gadgetnya, sehingga lupa dengan dunia nyata. Hal ini akhirnya mengganggu aktivitas sehari-hari.  Penggunaan gadget yang tidak mengenal batas usia juga dapat menjadi suatu ancaman yang serius. Mengapa dikatakan menjadi ancaman serius? Karena selain memiliki kelebihan yang baik ternyata penggunaan gadget yang berlebihan pun memiliki dampak negatif bagi penggunanya . Gadget memang punya banyak manfaat. Namun, bukan berarti tidak memiliki dampak negatif.

Berdasarkan laporan Wearesocial terdapat beberapa fakta mencengangkan. Diantaranya adalah tentang jumlah pengguna internet dunia yang telah mencapai 4,021 miliar orang. Ini artinya sudah lebih dari separuh manusia di bumi telah menggunakan internet.

Di Indonesia sendiri, dijelaskan bahwa jumlah pengguna internet di Tanah Air mencapai 132 juta orang. Jumlah tersebut menunjukkan bahwa setengah atau lebih dari 50 persen penduduk Indonesia telah bisa mengakses internet. Sementara di laporan yang sama dijelaskan dari ratusan juta pengguna internet di Indonesia tersebut 60% persennya telah mengakses internet menggunakan ponsel pintar (smartphone).

Oleh karena itu diet gadget perlu dilakukan. Karena terlalu berlama-lama dengan gadget dapat mengganggu kesehatan. Gangguan kesehatan yang dapat timbul antara lain, gangguan penglihatan karena terlalu lama melihat layar, kaku leher, pegal-pegal, pusing, Ketergantungan, gangguan pada jam istirahat, dan membuyarkan konsentrasi. Gadget juga bisa membuat orang terlalu asik dengan dunianya sendiri. Sudah tidak asing kan dengan kalimat ini, “gadget mendekatkan yang jauh, tetapi menjauhkan yang dekat”. Jangan sampai ya, kita jadi susah bersosialisasi di dunia nyata. Nah sesekali diet gadget perlu dilakukan untuk mengurangi dampak-dampak negatif yang ditimbulkan oleh gadget.

Hal-hal yang dapat kita lakukan untuk sukses dalam menjalani diet gadget yaitu:

1. Milikilah waktu “No Gadget”.
Buatlah jadwal untuk menonaktifkan gadget selama beberapa jam per hari. Minimal saat jam sibuk, seperti jam kerja dan sekolah. Pada waktu tersebut, kita membutuhkan konsentrasi yang tinggi. Jika gadget masih aktif, hal ini akan membuyarkan konsentrasi.

2. Banyaklah berkumpul dengan teman, saudara, atau keluarga.
Ajaklah teman, saudara berkumpul untuk berdiskusi karena ini akan mampu membuat kita melupakan gadget. Bisa juga mengajak mereka untuk berkegiatan di luar ruangan seperti olahraga, jalan-jalan, masak barsama di kebun, dan sebagainya.

3. Kurangi penggunaan fitur-fitur yang membuat kita ingin membuka gadget terus-terusan.
Pasanglah fitur standar yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Hindari aplikasi games berlebihan dan sosial media.

4. Alihkan ke yang lain.
Hal-hal yang biasanya kita lakukan dengan membuka gadget, misalnya seperti mencari referensi, coba alihkan ke media yang lain. Kita bisa mencari referensi dengan pergi ke perpustakaan atau membuka buku yang sudah kita miliki. 

5. Batasi waktu penggunaan gadget.
Instal aplikasi yang mampu menghitung jumlah konsumsi gadget. Contoh aplikasi yang dianjurkan adalah QualityTime-My Digital Diet. Aplikasi ini akan menghitung konsumsi gadget kita dan menghitung berapa kali kita membuka gadget dalam 24 jam. Hal ini dapat membantu untuk mengetahui waktu yang dihabiskan bersama gadget, sehingga kita bisa mengelola waktu dengan baik.

Selamat mencoba. Yang perlu diingat, semua itu butuh proses. Kecanduan tidak mudah dilenyapkan, terkadang hanya ditidurkan untuk beberapa waktu dan kapan pun bisa kambuh lagi. Untuk itu, butuh usaha dan nita untuk menumbuhkan kesadaran pada diri sendiri agar tetap konsisten. Semoga bermanfaat.



(Dr/Ez)