www.AlvinAdam.com

LANGGANAN GRATIS!

Ketikan alamat email anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Berita 24 Indonesia

Terpopuler Bulan Ini

thumbnail

Posted by On 21.45

Rayakan 17 Agustus, Hendi Resmikan Taman Indonesia Kaya

Rayakan 17 Agustus, Hendi Resmikan Taman Indonesia Kaya

Wali Kota Semarang mengecek proyek pembangunan Taman Indonesia Kaya yang dulu merupakan Taman KB di Kawasan Menteri Supeno, Kota Semarang

Rayakan 17 Agustus, Hendi Resmikan Taman Indonesia Kayadok. Pemerintah Kota Semarang

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi Sabtu (14/7/2018) malam mengecek proyek pembangunan Taman Indonesia Kaya yang dulu merupakan Taman KB di Kawasan Menteri Supeno, Kota Semarang.

Saat melakukan pengecekan terhadap progres pengerjaan Dancing Fountain (Air Mancur Menari), Ia memastikan Taman Indonesia Kaya akan diresmikan pada pertengahan bulan Agustus 2018. Tepatnya, pada malam peringatan Hari Ke merdekaan 17 Agustus yaitu pada hari Kamis (16/8/2018) mendatang.

"Perkiraanya sekitar pertengahan Agustus, mungkin akan kita lakukan saat 16 Agustus malam. Nanti kita resmikan, bareng-bareng Taman
Indonesia Kaya, harapanya pada tanggal 17 agustus sudah bisa dinikmati untuk umum," ungkap Hendi.

Proyek pembangunan Taman Indonesia Kaya merupakan kerjasama dengan dana CSR dari Djarum Foundation. Ino berbeda dengan proyek pengadaan Dancing Fountain di dua titik satu kawasan dengan Taman Indonesia Kaya yang didanai oleh APBD Kota Semarang senilai Rp. 3,8 miliar.

"Kami ada pembangunan air mancur yang menyatu dengan Taman Indonesia Kaya, tapi terpisah. Taman Indonesia Kaya murni CSR dari Djarum Foundation. Air Mancur (Dancing Faountain) dua titik ini dari APBD Kota Semarang," ungkapnya.

Hendi menjelaskan, jika saat ini progres Taman Indonesia Kaya ini sudah mencapai 90 persen pengerjaanya dan pada Selasa (18/7/2018) pekan depan s ecara resmi akan diserahkan dari pihak kontraktor ke Pemkot Semarang.

"Alhamdulillah Selasa depan pada tanggal 18 Juli mendatang sudah diserahkan kontraktor kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang," ujarnya.

Saat ini Taman Indonesia Kaya belum bisa diakses oleh masyarakat umum karena belum 100 persen selesai pengerjaanya meskipun sudah berfungsi sebagaimana mestinya. Air mancur menyala dengan indah dengan berbagai warna sorot lampunya.

"Hanya mungkin kita belum bisa membuka ini untuk umum, dengan pertimbangan lokasi disekitar sini dalam penyelesaian Taman Indonesia Kaya, nanti akan kita buka secara umum, secara bersama-sama," pungkas Hendi.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Semarang, Muthohar mengungkapkan, pengecekan yang dilakukan Wali Kota Hendi sekaligus untuk melakukan uji coba terhadap Dancing Fountain yang telah selesai pengerjaanya.

"Langkah itu dilakukan sebelum dibuka untuk umum agar dapat dievaluasi sambil menunggu tuntasnya pengerjaan Taman Indonesia Kaya. Saat ini sudah 90 persen," ungkap Muthohar.

Ia menambahkan, untuk lebih mematangkan fungsi dan penggunaan Dancing Faountain, pihaknya akan mengevaluasi pasca dicek langsung
oleh Wali Kota Hendi. Termasuk, akan menyiagakan dua petugas untuk menjaga berbagai kemungkinan yang tidak diinginkan serta sebagai
operator Dancing Fountain yang juga akan diputarkan musik berupa musik klasik dan musik lagu-lagu perjuangan Indonesia.

"Nanti kita evaluasi, akan kita tempatkan dua petugas yang dibagi menjadi dua shift sebagai penanggungjawab operasional air mancur
menari dan musiknya. Rencananya setelah diresmikan akan diaktifkan selama 24 jam," pungkasnya. (*)

Editor: Content Writer Ikuti kami di Nasib Wanita yang Dipukul AKBP M Yusuf, Berkaca-kaca setelah Dengar Vonis Hukumannya Sumber: Google News Network: Liputan 24 Indonesia | Berita 24 Indonesia | Warta 24 Indonesia

no image

Posted by On 21.45

Indra Sjafri: Target Timnas Indonesia U-19 Masuk Piala Dunia

Bola.com, Sidoarjo - Tantangan berat bakal dihadapi Timnas Indonesia U-19 setelah finis di peringkat ketiga di Piala AFF U-19 2018. Tim Garuda Nusantara bakal tampil di Piala AFC U-19 2018 yang diselenggarakan mulai 18 Oktober hingga 4 November 2018 di tiga kota di Indonesia.

Di ajang tersebut, pelatih Timnas Indonesia U-19, Indra Sjafri, mematok target lolos ke Piala Dunia U-20 2019 di Polandia. Hal itu berarti, Garuda Nusantara ingin masuk ke semifinal atau empat besar untuk bisa mendapat jatah tersebut.

"Target besar kami dapat lolos ke Piala Dunia U-20 melalui Piala AFC. Ajang ini semakin jelas bagi kami, tim pelatih, untuk mengetahui komposisi terbaik atau gambaran pemain-pemain yang nantinya akan dibawa ke Piala AFC nanti," ungkap Indra.

  • Indra Sjafri Bakal Panggil Lagi Rachmat Irianto ke Timnas Indonesia U-19
  • Ini Pesan Egy Maulana Vikri untuk Suporter Indonesia
  • VIDEO Langsung dari Rusia: Setelah Jumpai Will Smith, Coba Makanan Khas Rusia

Dalam sejarah Piala Dunia U-20, Indonesia hanya pernah tampil sekali, yaitu pada edisi 1979 di Jepang. Terakhir, peluang untuk kembali berpartisipasi di ajang tersebut sempat muncul pada 2014.

Saat itu, Timnas Indonesia U-19 yang dipimpin Evan Dimas juga Tampil di Piala AFC 2014 di Myanmar. Hanya, Indonesia bahkan gagal lolos dari fase grup yang juga berisikan Australia, Uni Emirat Arab, dan Uzbekistan.

Setelah Piala AFF U-19 2018, Timnas Indonesia U-19 punya waktu sekitar 2,5 bulan untuk melakukan persiapan menuju Piala AFC U-19 2018. Indra mengaku bakal mengadakan pemusatan latihan selama rentang waktu tersebut agar semakin matang.

"Kami punya waktu dua setengah bulan untuk mempersiapkan tim ini jadi lebih siap dari yang sekarang. Kami berharap semua pemain juga siap dan mendap at izin dari klub masing-masing," imbuh Indra.

Berita video parade gol Timnas Indonesia U-19 yang sudah menorehka 9 gol pada 3 laga grup Piala AFF U-19 2018.

Sumber: Google News Network: Liputan 24 Indonesia | Berita 24 Indonesia | Warta 24 Indonesia

thumbnail

Posted by On 17.57

Indonesia Kalah 2-3 Dari Jepang

Ganda campuran Rehan Naufal Kusharjanto/Siti Fadia Silva RamadhantiPBSI Ganda campuran Rehan Naufal Kusharjanto/Siti Fadia Silva Ramadhanti

JAKARTA, Kompas.com - Tim junior Indonesia harus mengakui keunggulan Jepang 2-3 di babak penyisihan grup D Asia Junior Championships 2018 di Jaya Raya Sport Hall Training Center, Jakarta, Minggu (15/07/2018).

“Hasil di grup ini Indonesia jadi runner up. Prediksi lawan Jepang memang ramai. Tapi kalau dilihat penampilan para atlet, bisa dibilang masih belum maksimal,” kata Ricky Soebagdja, wakil manajer tim Indonesia.

Dua poin pertama melayang dari genggaman Indonesia, setelah pasangan ganda campuran, Rehan Naufal Kusharjanto/Siti Fadia Silva Ramadhanti dan tunggal putra, Alberto Alvin Yulianto kalah.

Indonesia sempat menahan laju Jepang setelah Ghifari Anandaffa Prihardika/Pramudya Kusumawardana Riyanto merebut kemenangan 17-21, 21-6 dan 23-21. Mereka mengalahkan Hiroki Midorikawa/Hiroki Nakayama dalam waktu 50 menit.

Sayang di partai keempat, Stephani Widjaja tak berhasil mengatasi Hirari Mizui dengan baik. Stephani kalah dua game langsung, 16-21 dan 7-21 dari Mizui.

Di partai terakhir, pasangan ganda putri Agatha Imanuela/Siti Fadia Silva Ramadhanti menyumbangkan satu poin buat Indonesia. Mereka sukses menang dari Natsu Saito/Rumi Yoshida dengan skor 21-18 dan 22-20. Hasil pertandingan Agatha/Fadia memperkecil jarak kekalahan Indonesia 2-3 dari Jepang.

“Saat pemilihan atlet kami sudah berdiskusi dengan pelatih, mana yang paling pas. Untuk di tunggal putri, sayang penampilannya tidak sesuai harapan. Ini yang nanti harus dievaluasi penyebabnya,” tambah Ricky.

“Secara keseluruhan, kami akan mengevaluasi pemain, dari segi permainan, daya juang dan sebagainya. Untuk yang menang kami juga mengapresiasi, karena tidak mudah juga tadi di lapangan,” lanjut Ricky.

Meski kalah, Indonesia dipastikan lolos ke babak perempat final sebagai runner up grup D. Selain Indonesia dan Jepang, enam negara lain yang lolos ialah Tiongkok, Malaysia, Thailand, Taiwan, Korea dan India.

Berikut hasil lengkap pertandingan Indonesia melawan Jepang:
(Ganda Campuran) Rehan Naufal Kusharjanto/Siti Fadia Silva Ramadhanti vs Hiroki Midorikawa/Natsu Naito: 13-21, 21-12, 17-21
(Tunggal Putra) Alberto Alvin Yulianto vs Taiki Kato: 20-22, 18-21
(Ganda Putra) Ghifari Anandaffa Prihardika/Pramudya Kusumawardana Riyanto vs Hiroki Midorikawa/Hiroki Nakayama: 17-21, 21-6, 23-21
(Tunggal Putri) Stephani Widjaja vs Hirari Mizui: 16-21, 7-21
(Ganda Putri) Agatha Imanuela/Siti Fadia Silva Ramadhanti vs Natsu Saito/Rumi Yoshida: 21-18, 22-20


Berita Terkait

Indonesia Sapu Bersih Singapura 5-0

Tim Indonesia Andalkan Ikhsan Rumbay dan Rehan Naufal

Terkini Lainnya

Perancis Juara Piala Dunia 2018, Pogba 'Kirim Pesan' untuk Pengkritik

Perancis Ju ara Piala Dunia 2018, Pogba "Kirim Pesan" untuk Pengkritik

Internasional 16/07/2018, 07:40 WIB Perancis Juara Piala Dunia 2018, Griezmann Senang sampai Bingung

Perancis Juara Piala Dunia 2018, Griezmann Senang sampai Bingung

Internasional 16/07/2018, 07:20 WIB Kumis Adil Rami dan Keberhasilan Perancis Juarai Piala Dunia 2018

Kumis Adil Rami dan Keberhasilan Perancis Juarai Piala Dunia 2018

Internasional 16/07/2018, 07:00 WIB Rakitic Akui Perancis Pantas Menang atas Kroasia

Rakitic Akui Perancis Pantas Mena ng atas Kroasia

Internasional 16/07/2018, 06:40 WIB Di Balik Eksekusi Penalti Griezmann ke Gawang Timnas Kroasia

Di Balik Eksekusi Penalti Griezmann ke Gawang Timnas Kroasia

Internasional 16/07/2018, 06:20 WIB 10 Fakta Piala Dunia 2018, Hanya Satu Laga Berakhir Tanpa Gol

10 Fakta Piala Dunia 2018, Hanya Satu Laga Berakhir Tanpa Gol

Internasional 16/07/2018, 06:00 WIB Pele Antusias Sambut Prestasi Kylian Mbappe di Final Piala Dunia

Pele Antusias Sambut Prestasi Kylian Mbappe di Final Piala Dunia

Inter nasional 16/07/2018, 05:40 WIB Distribusi Gelar dan Hadiah Piala Dunia 2018, Panggung Modric-Mbappe

Distribusi Gelar dan Hadiah Piala Dunia 2018, Panggung Modric-Mbappe

Internasional 16/07/2018, 05:20 WIB 5 Fakta Perancis Vs Kroasia, Tuah Pogba dan Kante Berlanjut

5 Fakta Perancis Vs Kroasia, Tuah Pogba dan Kante Berlanjut

Internasional 16/07/2018, 05:00 WIB Argentina Resmi Pecat Jorge Sampaoli dari Kursi Pelatih

Argentina Resmi Pecat Jorge Sampaoli dari Kursi Pelatih

Internasional 16/07/2018, 04:24 WIB Cetak Gol di Final Piala Dunia 2018, Mbappe Sejajar Pele

Cetak Gol di Final Piala Dunia 2018, Mbappe Sejajar Pele

Internasional 16/07/2018, 01:12 WIB Hujan Warnai Penyerahan Medali dan Trofi Piala Dunia 2018

Hujan Warnai Penyerahan Medali dan Trofi Piala Dunia 2018

Internasional 16/07/2018, 01:08 WIB Perancis Juarai Piala Dunia, Deschamps Ikuti Beckenbauer dan Zagallo

Perancis Juarai Piala Dunia, Deschamps Ikuti Beckenbauer dan Zagallo

Internasional 16/07/2018, 00:48 WIB Juara Piala Dunia 2018, Perancis Dapat Hadiah Rp 513 Miliar

Juara Piala Dunia 2018, Perancis Dapat Hadiah Rp 513 Miliar

Internasional 16/07/2018, 00:41 WIB Piala Dunia 2018, Luka Modric Pemain Terbaik, Courtois Kiper Terbaik

Piala Dunia 2018, Luka Modric Pemain Terbaik, Courtois Kiper Terbaik

Internasional 16/07/2018, 00:34 WIB Load MoreSumber: Google News Network: Liputan 24 Indonesia | Berita 24 Indonesia | Warta 24 Indonesia

no image

Posted by On 17.57

Ini Pesan Egy Maulana Vikri untuk Suporter Indonesia

Bola.com, Sidoarjo - Jumlah penonton yang hadir saat laga perebutan tempat ketiga Piala AFF U-19 2018 menurun drastis. Padahal, laga yang berlangsung di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Sabtu (14/7/2017), tersebut mempertemukan tuan rumah Timnas Indonesia U-19 kontra Thailand.

Pemain Timnas Indonesia U-19, Egy Maulana Vikri, mengaku merasa cukup kecewa dengan sepinya stadion di laga itu. Jumlah penonton yang hanya sekitar tiga ribu tidak sebanding dengan laga fase grup yang mencapai belasan ribu bahkan 25 ribu.

Tak ada lagi magis kuat stadion dengan dukungan penuh dari suporter. Nyanyian dukungan jadi lebih sepi, tak ada tekanan untuk tim tamu, demikian halnya viking clap, yang biasanya secara serampangan dilakukan tak muncul, termasuk mexican wave yang membuat merinding.

"Untuk suporter, jangan hanya datang saat kami menang, tetaplah beri kami dukungan juga, meski kalah. Kami tidak pernah mengalah, tetapi yang lalu sudah takdir dan semua sudah kehendak Tuhan, kami sudah berusaha sekuatnya," kata pemain klub Polandia, Lechia Gdansk, itu.

  • Menpora Syed Saddiq Berharap Indonesia dan Malaysia Tetap Akur
  • Gol ke Gawang Thailand, Bukti Kualitas Feby Eka di Timnas Indonesia U-19
  • VIDEO: Menang 2-0 atas Inggris, Belgia Menempati Tempat Ketiga

Egy absen dalam lima pertandingan fase grup turnamen ini. Dia baru datang pada Selasa (10/7/2018) dan langsung diturunkan di semifinal saat berjumpa Malaysia pada Kamis (12/7/2018).

Kehadirannya diyakini bakal menambah kekuatan Garuda Nusantara untuk bisa menebus ambisi juara. Hanya, Indonesia justru kalah saat Egy diturunkan di laga tersebut.

"Selama ini kami bermain dengan hati. Setelah ini, saya berharap suporter bisa dukung kami di segala kondisi. Percayalah kami akan lebih baik dari ini," imbuh pemain kelahiran Medan itu.

Di Piala AFF U-19 2018, Indonesia harus puas dengan menempati peringkat ketiga setelah mengalahkan Thailand dengan skor 2-1.

Meski gagal jadi juara dan hanya mendapat dukungan minim pada laga pamungkas, seluruh pemain, tim pelatih, dan ofisial Timnas Indonesia U-19 tetap menghargai dukungan penonton yang ada di stadion. Mereka tetap melakukan viking clap sebagai tanda terima kasih di akhir pertandingan.

Saksikan pertandingan sepak bola AFF U-19 Championship 2018. Kali ini akan ada kesebelasan dari timnas Thailand yang akan melawan timnas dari Indonesia untuk bersaing merebutkan juara ketiga AFF U-19 Championship 2018 di Stadion Gelora Delta Sidoarjo...

Sumber: Google News Network: Liputan 24 Indonesia | Berita 24 Indonesia | Warta 24 Indonesia

no image

Posted by On 17.57

Ini Pesan Egy Maulana Vikri untuk Suporter Indonesia

Bola.com, Sidoarjo - Jumlah penonton yang hadir saat laga perebutan tempat ketiga Piala AFF U-19 2018 menurun drastis. Padahal, laga yang berlangsung di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Sabtu (14/7/2017), tersebut mempertemukan tuan rumah Timnas Indonesia U-19 kontra Thailand.

Pemain Timnas Indonesia U-19, Egy Maulana Vikri, mengaku merasa cukup kecewa dengan sepinya stadion di laga itu. Jumlah penonton yang hanya sekitar tiga ribu tidak sebanding dengan laga fase grup yang mencapai belasan ribu bahkan 25 ribu.

Tak ada lagi magis kuat stadion dengan dukungan penuh dari suporter. Nyanyian dukungan jadi lebih sepi, tak ada tekanan untuk tim tamu, demikian halnya viking clap, yang biasanya secara serampangan dilakukan tak muncul, termasuk mexican wave yang membuat merinding.

"Untuk suporter, jangan hanya datang saat kami menang, tetaplah beri kami dukungan juga, meski kalah. Kami tidak pernah mengalah, tetapi yang lalu sudah takdir dan semua sudah kehendak Tuhan, kami sudah berusaha sekuatnya," kata pemain klub Polandia, Lechia Gdansk, itu.

  • Menpora Syed Saddiq Berharap Indonesia dan Malaysia Tetap Akur
  • Gol ke Gawang Thailand, Bukti Kualitas Feby Eka di Timnas Indonesia U-19
  • VIDEO: Menang 2-0 atas Inggris, Belgia Menempati Tempat Ketiga

Egy absen dalam lima pertandingan fase grup turnamen ini. Dia baru datang pada Selasa (10/7/2018) dan langsung diturunkan di semifinal saat berjumpa Malaysia pada Kamis (12/7/2018).

Kehadirannya diyakini bakal menambah kekuatan Garuda Nusantara untuk bisa menebus ambisi juara. Hanya, Indonesia justru kalah saat Egy diturunkan di laga tersebut.

"Selama ini kami bermain dengan hati. Setelah ini, saya berharap suporter bisa dukung kami di segala kondisi. Percayalah kami akan lebih baik dari ini," imbuh pemain kelahiran Medan itu.

Di Piala AFF U-19 2018, Indonesia harus puas dengan menempati peringkat ketiga setelah mengalahkan Thailand dengan skor 2-1.

Meski gagal jadi juara dan hanya mendapat dukungan minim pada laga pamungkas, seluruh pemain, tim pelatih, dan ofisial Timnas Indonesia U-19 tetap menghargai dukungan penonton yang ada di stadion. Mereka tetap melakukan viking clap sebagai tanda terima kasih di akhir pertandingan.

Saksikan pertandingan sepak bola AFF U-19 Championship 2018. Kali ini akan ada kesebelasan dari timnas Thailand yang akan melawan timnas dari Indonesia untuk bersaing merebutkan juara ketiga AFF U-19 Championship 2018 di Stadion Gelora Delta Sidoarjo...

Sumber: Google News Network: Liputan 24 Indonesia | Berita 24 Indonesia | Warta 24 Indonesia

thumbnail

Posted by On 17.57

Thailand Raih 3 Emas, Indonesia Petik Perak di Kejuaraan Dunia ...

Minggu 15 Juli 2018, 18:45 WIB Thailand Raih 3 Emas, Indonesia Petik Perak di Kejuaraan Dunia Paralayang Muhammad Aminudin - detikSport Thailand Raih 3 Emas, Indonesia Petik Perak di Kejuaraan Dunia ParalayangFoto: Muhammad Aminudin/detikSport Kota Batu - Thailand memborong medali emas di ajang Paragliding Accuracy World Cup (2018) digelar di Gunung Banyak, Kota Batu. Indonesia kebagian perak.
Dalam perlombaan di Kota Batu, Minggu (15/7/2018), tiga emas itu dikuasai Thailand dari nomor overall, individual putri, dan beregu. Emas pada kategori overall direbut Tanapat Luangiam sedangkan individual putri dimenangkan oleh Nunnap at Phuchong.
Selain emas, atlet Thailand juga menyabet perak untuk kategori overall yang didapat oleh Jirasak Witeetham.
Indonesia harus puas dengan raihan dua perak dan dua perunggu untuk tiga kategori yang dilombakan. Dua perak didapatkan dari kategori beregu dan individual putri. Perak didapatkan oleh Milawati Sirin, yang merupakan atlet timnas paralayang ke Asian Games 2018.
Untuk perunggu, atlet Indonesia yang mendapatkan adalah Johny Effendy dan Gita Rizky, ditambah beregu yang dimenangkan oleh Garuda 2.
"Thailanda juara pertama (emas), untuk kategori overall, putri, dan beregu. Indonesia mendapatkan perak di kategori putri dan beregu. Satu regu berjumlah empat atlet," terang Ketua Paralayang Jatim, Arif Eko Wahyudi pada detikSport, Minggu (15/7/2018).
Sebanyak 148 atlet dari 15 negara, termasuk Indonesia mengikuti PGAWC 2018 digelar di Gunung Banyak, Kota Batu. Event untuk kejuaraan dunia dan tingkat asia ini dimulai pada 13 sa mpai 15 Juli 2018.
(fem/fem)
Sumber: Google News Network: Liputan 24 Indonesia | Berita 24 Indonesia | Warta 24 Indonesia

thumbnail

Posted by On 17.57

Thailand Raih 3 Emas, Indonesia Petik Perak di Kejuaraan Dunia ...

Minggu 15 Juli 2018, 18:45 WIB Thailand Raih 3 Emas, Indonesia Petik Perak di Kejuaraan Dunia Paralayang Muhammad Aminudin - detikSport Thailand Raih 3 Emas, Indonesia Petik Perak di Kejuaraan Dunia ParalayangFoto: Muhammad Aminudin/detikSport Kota Batu - Thailand memborong medali emas di ajang Paragliding Accuracy World Cup (2018) digelar di Gunung Banyak, Kota Batu. Indonesia kebagian perak.
Dalam perlombaan di Kota Batu, Minggu (15/7/2018), tiga emas itu dikuasai Thailand dari nomor overall, individual putri, dan beregu. Emas pada kategori overall direbut Tanapat Luangiam sedangkan individual putri dimenangkan oleh Nunnap at Phuchong.
Selain emas, atlet Thailand juga menyabet perak untuk kategori overall yang didapat oleh Jirasak Witeetham.
Indonesia harus puas dengan raihan dua perak dan dua perunggu untuk tiga kategori yang dilombakan. Dua perak didapatkan dari kategori beregu dan individual putri. Perak didapatkan oleh Milawati Sirin, yang merupakan atlet timnas paralayang ke Asian Games 2018.
Untuk perunggu, atlet Indonesia yang mendapatkan adalah Johny Effendy dan Gita Rizky, ditambah beregu yang dimenangkan oleh Garuda 2.
"Thailanda juara pertama (emas), untuk kategori overall, putri, dan beregu. Indonesia mendapatkan perak di kategori putri dan beregu. Satu regu berjumlah empat atlet," terang Ketua Paralayang Jatim, Arif Eko Wahyudi pada detikSport, Minggu (15/7/2018).
Sebanyak 148 atlet dari 15 negara, termasuk Indonesia mengikuti PGAWC 2018 digelar di Gunung Banyak, Kota Batu. Event untuk kejuaraan dunia dan tingkat asia ini dimulai pada 13 sa mpai 15 Juli 2018.
(fem/fem)
Sumber: Google News Network: Liputan 24 Indonesia | Berita 24 Indonesia | Warta 24 Indonesia

thumbnail

Posted by On 17.57

Indonesia Kalah 2-3 Dari Jepang

Ganda campuran Rehan Naufal Kusharjanto/Siti Fadia Silva RamadhantiPBSI Ganda campuran Rehan Naufal Kusharjanto/Siti Fadia Silva Ramadhanti

JAKARTA, Kompas.com - Tim junior Indonesia harus mengakui keunggulan Jepang 2-3 di babak penyisihan grup D Asia Junior Championships 2018 di Jaya Raya Sport Hall Training Center, Jakarta, Minggu (15/07/2018).

“Hasil di grup ini Indonesia jadi runner up. Prediksi lawan Jepang memang ramai. Tapi kalau dilihat penampilan para atlet, bisa dibilang masih belum maksimal,” kata Ricky Soebagdja, wakil manajer tim Indonesia.

Dua poin pertama melayang dari genggaman Indonesia, setelah pasangan ganda campuran, Rehan Naufal Kusharjanto/Siti Fadia Silva Ramadhanti dan tunggal putra, Alberto Alvin Yulianto kalah.

Indonesia sempat menahan laju Jepang setelah Ghifari Anandaffa Prihardika/Pramudya Kusumawardana Riyanto merebut kemenangan 17-21, 21-6 dan 23-21. Mereka mengalahkan Hiroki Midorikawa/Hiroki Nakayama dalam waktu 50 menit.

Sayang di partai keempat, Stephani Widjaja tak berhasil mengatasi Hirari Mizui dengan baik. Stephani kalah dua game langsung, 16-21 dan 7-21 dari Mizui.

Di partai terakhir, pasangan ganda putri Agatha Imanuela/Siti Fadia Silva Ramadhanti menyumbangkan satu poin buat Indonesia. Mereka sukses menang dari Natsu Saito/Rumi Yoshida dengan skor 21-18 dan 22-20. Hasil pertandingan Agatha/Fadia memperkecil jarak kekalahan Indonesia 2-3 dari Jepang.

“Saat pemilihan atlet kami sudah berdiskusi dengan pelatih, mana yang paling pas. Untuk di tunggal putri, sayang penampilannya tidak sesuai harapan. Ini yang nanti harus dievaluasi penyebabnya,” tambah Ricky.

“Secara keseluruhan, kami akan mengevaluasi pemain, dari segi permainan, daya juang dan sebagainya. Untuk yang menang kami juga mengapresiasi, karena tidak mudah juga tadi di lapangan,” lanjut Ricky.

Meski kalah, Indonesia dipastikan lolos ke babak perempat final sebagai runner up grup D. Selain Indonesia dan Jepang, enam negara lain yang lolos ialah Tiongkok, Malaysia, Thailand, Taiwan, Korea dan India.

Berikut hasil lengkap pertandingan Indonesia melawan Jepang:
(Ganda Campuran) Rehan Naufal Kusharjanto/Siti Fadia Silva Ramadhanti vs Hiroki Midorikawa/Natsu Naito: 13-21, 21-12, 17-21
(Tunggal Putra) Alberto Alvin Yulianto vs Taiki Kato: 20-22, 18-21
(Ganda Putra) Ghifari Anandaffa Prihardika/Pramudya Kusumawardana Riyanto vs Hiroki Midorikawa/Hiroki Nakayama: 17-21, 21-6, 23-21
(Tunggal Putri) Stephani Widjaja vs Hirari Mizui: 16-21, 7-21
(Ganda Putri) Agatha Imanuela/Siti Fadia Silva Ramadhanti vs Natsu Saito/Rumi Yoshida: 21-18, 22-20


Berita Terkait

Indonesia Sapu Bersih Singapura 5-0

Tim Indonesia Andalkan Ikhsan Rumbay dan Rehan Naufal

Terkini Lainnya

Perancis Juara Piala Dunia 2018, Pogba 'Kirim Pesan' untuk Pengkritik

Perancis Ju ara Piala Dunia 2018, Pogba "Kirim Pesan" untuk Pengkritik

Internasional 16/07/2018, 07:40 WIB Perancis Juara Piala Dunia 2018, Griezmann Senang sampai Bingung

Perancis Juara Piala Dunia 2018, Griezmann Senang sampai Bingung

Internasional 16/07/2018, 07:20 WIB Kumis Adil Rami dan Keberhasilan Perancis Juarai Piala Dunia 2018

Kumis Adil Rami dan Keberhasilan Perancis Juarai Piala Dunia 2018

Internasional 16/07/2018, 07:00 WIB Rakitic Akui Perancis Pantas Menang atas Kroasia

Rakitic Akui Perancis Pantas Mena ng atas Kroasia

Internasional 16/07/2018, 06:40 WIB Di Balik Eksekusi Penalti Griezmann ke Gawang Timnas Kroasia

Di Balik Eksekusi Penalti Griezmann ke Gawang Timnas Kroasia

Internasional 16/07/2018, 06:20 WIB 10 Fakta Piala Dunia 2018, Hanya Satu Laga Berakhir Tanpa Gol

10 Fakta Piala Dunia 2018, Hanya Satu Laga Berakhir Tanpa Gol

Internasional 16/07/2018, 06:00 WIB Pele Antusias Sambut Prestasi Kylian Mbappe di Final Piala Dunia

Pele Antusias Sambut Prestasi Kylian Mbappe di Final Piala Dunia

Inter nasional 16/07/2018, 05:40 WIB Distribusi Gelar dan Hadiah Piala Dunia 2018, Panggung Modric-Mbappe

Distribusi Gelar dan Hadiah Piala Dunia 2018, Panggung Modric-Mbappe

Internasional 16/07/2018, 05:20 WIB 5 Fakta Perancis Vs Kroasia, Tuah Pogba dan Kante Berlanjut

5 Fakta Perancis Vs Kroasia, Tuah Pogba dan Kante Berlanjut

Internasional 16/07/2018, 05:00 WIB Argentina Resmi Pecat Jorge Sampaoli dari Kursi Pelatih

Argentina Resmi Pecat Jorge Sampaoli dari Kursi Pelatih

Internasional 16/07/2018, 04:24 WIB Cetak Gol di Final Piala Dunia 2018, Mbappe Sejajar Pele

Cetak Gol di Final Piala Dunia 2018, Mbappe Sejajar Pele

Internasional 16/07/2018, 01:12 WIB Hujan Warnai Penyerahan Medali dan Trofi Piala Dunia 2018

Hujan Warnai Penyerahan Medali dan Trofi Piala Dunia 2018

Internasional 16/07/2018, 01:08 WIB Perancis Juarai Piala Dunia, Deschamps Ikuti Beckenbauer dan Zagallo

Perancis Juarai Piala Dunia, Deschamps Ikuti Beckenbauer dan Zagallo

Internasional 16/07/2018, 00:48 WIB Juara Piala Dunia 2018, Perancis Dapat Hadiah Rp 513 Miliar

Juara Piala Dunia 2018, Perancis Dapat Hadiah Rp 513 Miliar

Internasional 16/07/2018, 00:41 WIB Piala Dunia 2018, Luka Modric Pemain Terbaik, Courtois Kiper Terbaik

Piala Dunia 2018, Luka Modric Pemain Terbaik, Courtois Kiper Terbaik

Internasional 16/07/2018, 00:34 WIB Load MoreSumber: Google News Network: Liputan 24 Indonesia | Berita 24 Indonesia | Warta 24 Indonesia

no image

Posted by On 18.24

4 Pemain Timnas Indonesia U-23 Masuk Nominasi Atlet Favorit ...

Bola.com, Jakarta - Empat pemain Timnas Indonesia U-23 masuk daftar 100 atlet favorit versi Kementerian Pariwisata Indonesia. Mereka adalah Rezaldi Hehanusa, Ricky Fajrin Saputra, Febri Hariyadi, dan Gavin Kwan Adsit.

Tiga pemain yang sering menjadi andalan Luis Milla itu bersaing dengan deretan atlet papan atas, seperti Siman Sudartawan, Eko Yuli Wirawan, Christopher Rungkat, Jonatan Christie, Kevin Sanjaya, dan masih banyak lagi.

Kementerian Pariwisata mengadakan pemilihan atlet favorit untuk menyambut Asian Games 2018. 100 atlet bakal dipilih dengan cara voting dalam lomba bertajuk Fans Games.

  • Sekjen PSSI Jawab Protes Pelatih Timnas Malaysia Soal Pelemparan Botol
  • Arema Mendepak 8 Pemain
  • Hamka Hamzah Resmi Kembali ke Arema

Untuk mengikuti lomba voting Fans Games sangat sederhana. Peserta diminta untuk memili h satu foto atlet pria dan satu foto atlet wanita dari 100 foto atlet yang ditampilkan di Facebook Genpi melalui tautan http://genpi.co/vote/asiangames.

Melalui voting tersebut akan dipilih 20 nominator, 10 atlet pria favorit dan 10 atlet wanita favorit. 20 nama tersebut akan kembali dipilih untuk menetapkan empat atlet favorit, dua atlet pria terfavorit dan dua atlet wanita terfavorit.

Masing-masing atlet terpilih mendapatkan hadiah paket wisata ke Labuan Bajo dan uang tunai Rp 10 juta.

Voters juga bakal mendapat hadiah. Bagi 50 peserta lomba voting yang beruntung akan mendapatkan hadiah uang tunai Rp 500 ribu melalui undian pada akhir penghitungan. Selain itu, Kemenpar juga akan menggelar kuis mingguan dengan hadiah uang tunai senilai Rp 25 juta.

“Dua jenis kegiatan ini adalah bentuk partisipasi Kementerian Pariwisata untuk “mendemamkan” Asian Games 2018 kepada seluruh masyarakat Indonesia. Mari bersama dukung, ramaikan, dan sukseskan penyelenggaraan Asian Games 2018”, kata Menteri Pariwisata, Arief Yahya.

Sumber: Kemenpar

Berita video gol fantastis Rezaldi Hehanusa pada SEA Games 2017 yang tentunya dinanti juga saat Timnas Indonesia menghadapi Kamboja dalam laga uji coba pada 4 Oktober 2017.

Sumber: Google News Network: Liputan 24 Indonesia | Berita 24 Indonesia | Warta 24 Indonesia

thumbnail

Posted by On 18.24

Asia Junior Championships 2018: Indonesia Satu Grup Bersama ...

Asia Junior Championships 2018: Indonesia Satu Grup Bersama Jepang dan Singapura

Indonesia menargetkan tembus babak final beregu Asia Junior Championships 2018. Hal ini disampaikan oleh manajer tim Indonesia, Susy Susanti

Asia Junior Championships 2018: Indonesia Satu Grup Bersama Jepang dan SingapuraSuper Ball/Super Ball/Feri SetiawanSusy Susanti

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menembus babak final adalah target tim bulutangkis Indonesia ke kejuaraan beregu Asia Junior Championships 2018.

Hal ini disampaikan oleh manajer tim Indonesia, Susy Susanti. Tim Bulutangkis junior Indonesia menghuni grup D bersama Jepang da n Singapura.

Pada laga pertamanya, Indonesia akan menghadapi Singapura (15/7) pada pukul 09.00 WIB. Kemudian pada hari yang sama Indonesia bertemu Jepang, pukul 16.00 WIB.

“Untuk beregu memang kalau dibilang berat enggak, dibilang enteng juga enggak. Karena kita tahu Jepang juga cukup baik. Jadi kami tetap waspada dan konsentrasi satu-satu, jangan lengah. Kalau target kami mudah-mudahan bisa minimal seperti tahun lalu, ke final. Tapi kami tetap berusaha meningkatkan. Apalagi sebagai tuan rumah, ini mungkin terakhir, yang berikutnya sudah bukan di Indonesia lagi,” ungkap Susy Susanti.

Berbicara mengenai kondisi timnya, Susy mengatakan, junior Indonesia yang diturunkan dalam kondisi yang baik. Berbagai persiapan sudah dilakukan sejak enam bulan sebelum pertandingan.

“Persiapan cukup baik. Dari tahun lalu kami persiapkan dari awal tahun paling tidak enam bulan. Mereka latihan intensif, lebih terfokus dan sparing dengan senior juga. Tahun lalu hasilnya cukup baik, mudah-mudahan tahun ini juga lebih baik lagi,” tutur Susy.

Laga beregu Asia Junior Championships 2018 akan berlangsung pada 14-17 Juli 2018, di Jaya Raya Sport Hall Training Center, Jakarta. Berikut pembagian grup pertandingan beregu Asia Junior Championships 2018:

Grup A: Tiongkok, Malaysia, Myanmar

Grup B: Thailand, Taiwan, Hong Kong, Macau

Grup C: Korea, India, Kazakhstan, Sri Lanka

Grup D: Indonesia, Jepang, Singapura

Penulis: Toni Bramantoro Ikuti kami di Marah Besar, Kapolri Copot Polisi Penganiaya Wanita yang Mencuri di Tokonya Sumber: Google News Network: Liputan 24 Indonesia | Berita 24 Indonesia | Warta 24 Indonesia

thumbnail

Posted by On 18.24

Lima Wakil Indonesia Pada Semifinal Thailand Open

Apriyani Rahayu/Greysia Poliibadmintonindonesia Apriyani Rahayu/Greysia Polii

JAKARTA, Kompas.com - Indonesia memastikan lima tempat di semifinal turnamen Thailand Open 2018 HSBC BWF World Tour Super 500.

Pasangan ganda campuran Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja menjadi wakil pertama yang lolos ke laga empat besar. Hafiz/Gloria yang merupakan unggulan kedelapan, berhasil mengalahkan Ren Xiangyu/Tang Jinhua (Tiongkok), dengan skor 21-14, 21-15, dalam pertandingan berdurasi 27 menit.

" Pemain putranya masih muda dan belum banyak pengalaman seperti pemain putrinya. Di lapangan tadi kami paksa untuk terus menekan lawan, jadi permainan mereka tidak berkembang. Selain itu kami bisa fokus, konsisten dan lebih tahan di lapangan," kata Gloria mengomentari pertandingan.

Hafiz/Gloria akan mempelajari video permainan calon lawan di semifinal, Lu Kai/Chen Lu, asal Tiongkok. Lu/Chen juga merupakan kombinasi ganda campuran baru Tiongkok. Kedua pasangan belum pernah bertemu.

"Yang paling harus diwaspadai adalah Lu Kai, karena dia lebih berpengalaman dari segi permainan dan mental bertanding. Tetapi kami kan belum tahu juga bagaimana penampilannya bersama pasangan yang baru ini. Tentunya dari awal kami akan terus menekan lawan," jelas Gloria.

Sementara itu di ganda putri, Greysia Polii/Apriyani Rahayu lolos ke semifinal setelah mengalahkan Nitya Krishinda Maheswari/Ni Ketut Mahadewi Istarani dengan skor 12-4. Saat itu Nitya terjatuh dan mengala mi cedera pada kakinya dan memutuskan untuk mundur. Nitya langsung dilarikan ke rumah sakit setempat untuk mendapat perawatan.

Dari tunggal putri, Gregoria Mariska Tunjung melenggang ke semifinal dengan menekuk Michelle Li (Kanada), dalam dua game langsung, 21-17, 21-8. Dari nomor tunggal putra, Sony Dwi Kuncoro dan Tommy Sugiarto juga masing-masing melesat ke babak empat besar. Sony menaklukkan Huang Yuxiang (Tiongkok), 21-9, 21-8. Sedangkan Tommy kembali menghentikan perlawanan Kantaphon Wangcharoen (Thailand), dengan skor 21-11, 11-21, 21-13.

Babak semifinal akan dimainkan besok, Sabtu (14/7) di Nimibutr Stadium Bangkok, mulai pukul 13.00 WIB.


Berita Terkait

Gregoria ke Semi Final Bertemu Sindhu

Gregoria Maju ke Babak Kedua

Indonesia Pastikan Satu Tempat di Semi Final Thailand Open

Tiga Ganda Campuran ke Babak Kedua Thailand Open

PBSI Rilis Daftar Perwakilan Indonesia pada Thailand Open 2018

Terkini Lainnya

Will Smith Akan Tampil pada Pesta Penutupan Piala Dunia 2018

Will Smith Akan Tampil pada Pesta Penutupan Piala Dunia 2018

Internasional 14/07/2018, 08:08 WIB Hadapi Putaran Kedua Liga 1 2018, Arema FC Lepas 7 Pemainnya

Hadapi Putaran Kedua Liga 1 2018, Are ma FC Lepas 7 Pemainnya

Liga Indonesia 14/07/2018, 07:47 WIB Prediksi Belgia Vs Inggris, Perebutan Posisi Ke-3 Piala Dunia 2018

Prediksi Belgia Vs Inggris, Perebutan Posisi Ke-3 Piala Dunia 2018

Internasional 14/07/2018, 07:27 WIB Terkini, Pendapatan dari Iklan untuk Asian Games 2018

Terkini, Pendapatan dari Iklan untuk Asian Games 2018

Olahraga 14/07/2018, 07:07 WIB Via Telepon, Menpora Ajak Lalu Muhammad Zohri Bertemu Presiden Jokowi

Via Telepon, Menpora Ajak Lalu Muhammad Zohri Bertemu Presiden Jokowi

Olahraga 14/07/2018, 06:46 WIB Jadwal Siaran Langsung Piala Dunia 2018, Malam Ini Belgia Vs Inggris

Jadwal Siaran Langsung Piala Dunia 2018, Malam Ini Belgia Vs Inggris

Internasional 14/07/2018, 06:26 WIB Legenda Inggris Keluhkan Jadwal Piala Dunia 2022

Legenda Inggris Keluhkan Jadwal Piala Dunia 2022

Internasional 14/07/2018, 06:06 WIB Resmi, Liverpool Dapatkan Xherdan Shaqiri dari Stoke City

Resmi, Liverpool Dapatkan Xherdan Shaqiri dari Stoke City

Liga Inggris 14/07/2018, 05:45 WIB Pelatih Persebaya Bicara soal Peminjaman Raphael Maitimo

Pelatih Persebaya Bicara soal Peminjaman Raphael Maitimo

Liga Indonesia 14/07/2018, 05:25 WIB Hamka Hamzah Tolak Tawaran dari 5 Klub demi ke Arema FC

Hamka Hamzah Tolak Tawaran dari 5 Klub demi ke Arema FC

Liga Indonesia 14/07/2018, 05:05 WIB Di Bandung, Putra ITHB Pertahankan Gelar Juara

Di Bandung, Putra ITHB Pertahankan Gelar Juara

Olahraga 14/07/2018, 01:20 WIB Unpri Lolos ke LIMA Basketball Nationals

Unpri Lolos ke LIMA Basketball Nationals

Olahraga 14/07/2018, 01:12 WIB Lima Wakil Indonesia Pada Semifinal Thailand Open

Lima Wakil Indonesia Pada Semifinal Thailand Open

Olahraga 13/07/2018, 23:59 WIB Riyandi, Saddil dan Egy Diragukan Tampil Lawan Thailand

Riyandi, Saddil dan Egy Diragukan Tampil Lawan Thailand

Liga Indonesia 13/07/2018, 23:26 WIB Indofood Turut Sukseskan Pawai Obor Asian Games 2018 di 6 Kota

Indofood Turut Suksesk an Pawai Obor Asian Games 2018 di 6 Kota

Olahraga 13/07/2018, 22:57 WIB Load MoreSumber: Google News Network: Liputan 24 Indonesia | Berita 24 Indonesia | Warta 24 Indonesia