Malaysia Menolak Kapal Tenker Minyak Rusia "Linda" Singgah Di Pelabuhan Kuala Linggi/Reuters Berita 24 Indonesia - Sebuah kapal ...
Dilansir dari reuters,“Linda”, nama kapal tanker
minyak mentah, yang diidentifikasi dalam dokumen Departemen Keuangan AS yang merinci
sanksi terhadapRusia, sedang menuju pelabuhan Malaysia dan dijadwalkan akan
tiba pada akhir pekan.
Kementerian transportasi Malaysia dalam sebuah
pernyataan mengatakan operator pelabuhan telah memutuskan untuk menolak niat
kapal untuk berlabuh di sana "agar tidak melanggar sanksi apa pun".
"Kementerian akan terus meninjau situasi untuk
bertindak lebih lanjut yang mungkin diperlukan sesuai dengan kebijakan
pemerintah saat ini," kata Kementerian Transportasi Malaysia, yang juga tidak
menyatakan posisi pemerintah Malaysia tentang sanksi AS.
Menurut Amerika Serikat, “Linda” dimiliki oleh PSB
Leasing, unit pemberi pinjaman Rusia Promsvyazbank, yang juga terkena sanksi
internasional.
Namun dalam sebuah pernyataan melalui reuters, Promsvsyabank
mengatakan PSB Leasing bukan milik “Linda”, mereka menambahkan bahwa kapal itu
telah ditebus oleh pemiliknya pada April tahun 2021 lalu, Bank mengatakan siapa
pemiliknya.
Pihak berwenang Prancis pada Sabtu menanggapi kapala
lain; Baltic Leader, yang menurut Prancis dimiliki oleh PSB Leasing.
Promsvsyabank juga
membantah bahwa anak perusahaannya memiliki kapal tersebut.
Kelompok advokasi AS mengatakan bahwa “Linda” juga
diduga mengangkut minyak Iran.
Pihak Malaysia tidak memberikan komentar resmi
mengenai sanksi internasional yang dijatuhkan kepada Rusia atas invasi
tersebut.
Tetangga Singapura ini, pusat pengiriman dan keuangan
regional, pada Senin lalu mengecam invasi Rusia, dan mereka mengatakan akan
memberlakukan pembatasan perbankan dan keuangan yang ditargetkan, serta mencegah
ekspor barang-barang yang dapat digunakan sebagai senjata melawan Ukraina.
(Sumber : Reuters)