Page Nav

HIDE

Gradient Skin

Gradient_Skin

Responsive Ad


Konsul Haji Endang Jumali Memaparkan 7 Aturan Yang Dicabut Oleh Arab Saudi

KJR Jeddah Endang Jumali Memaparkan 7 Aturan Yang Dicabut Oleh Arab Saudi/BRNEWS.ID Berita 24 Indonesia - Konsul Haji pada  Konsulat Jendera...

KJR Jeddah Endang Jumali Memaparkan 7 Aturan Yang Dicabut Oleh Arab Saudi/BRNEWS.ID



Berita 24 Indonesia
- Konsul Haji pada Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah Endang Jumali mengatakan bahwa Arab Saudi telah mencabut sejumlah aturan yang selama ini diberlakukan dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19.  


Lanjut Endang menuturkan ada tujuh aturan baru yang dicabut, yang pertama terkait dengan pembatasan jarak sosial  dan karantina.

Ucap Endang ketentuan  tersebut baru mulai berlaku terhitung sejak tanggal 5 Maret 2022.

Kedua, Arab Saudi kini tidak lagi memberlakukan atau menghentikan penerapan social distancing di Masjidil Haram, Masjid Nabawi, masjid jami’, dan masjid-masjid lainnya. Namun, para jemaah tetap diwajibkan menggunakan masker di dalamnya,” Ujar Endang dilansir dari laman resmi Kementerian Agama, pada Minggu (6/3/2022).

Ketentuan ketiga, lanjut Endang menuturkan bahwa pihak Saudi kini tidak lagi mewajibkan orang untuk menggunakan masker saat berada di tempat terbuka. Kewajiban penggunaan masker hanya diberlakukan di tempat tertutup.

Keempat, Saudi juga tidak mensyaratkan sertifikat dengan hasil negatif dari tes PCR yang disetujui atau Rapid Antigen Test sebelum kedatangan ke Kerajaan,” Ujarnya.

Meski demikian, pada aturan kelima, Endang menyatakan Arab Saudi mensyaratkan bagi pendatang dengan segala jenis visa kunjungan, memiliki asuransi untuk menutupi biaya pengobatan dari infeksi Covid-19 selama masa tinggal di Kerajaan.

Keenam, Saudi juga telah membatalkan penerapan karantina institusional dan karantina rumah bagi para pendatang,” Tuturnya.

Terakhir ketentuan yang ketujuh, Endang memberitahukan bahwa Saudi telah mencabut penangguhan kedatangan langsung ke Kerajaan, dan mencabut penangguhan semua penerbangan yang datang dan berangkat dari 17 negara sebagai berikut: Afrika Selatan, Namibia, Botswana, Zimbabwe, Lesotho, Eswatini, Mozambik, Malawi, Mauritius, Zambia, Madagaskar, Angola, Seychelles, Persatuan Komoro, Republik Federal Nigeria, Republik Demokratik Federal Ethiopia, dan Republik Islam Afganistan.

 

 

 

(Sumber : Kementerian Agama)

Reponsive Ads