Page Nav

HIDE

Gradient Skin

Gradient_Skin

Responsive Ad

Konflik Internal SBM ITB Dengan Rektor ITB, Begini Tanggapan Anggota Komisi X DPR RI

Konflik Internal SBM ITB Dengan Rektor ITB, Begini Tanggapan Anggota Komisi X DPR RI Berita 24 Indonesia -  Anggota Komisi X DPR RI Himmatu...

Konflik Internal SBM ITB Dengan Rektor ITB, Begini Tanggapan Anggota Komisi X DPR RI



Berita 24 Indonesia
Anggota Komisi X DPR RI Himmatul Aliyah menyoroti konflik yang terjadi antara Forum Dosen Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung (SBM ITB) dengan Rektor ITB akibat dicabutnya hak swakelola SBM ITB oleh Rektor ITB.


Terkait hal ini, Himmatul Aliyah meminta kepada Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim untuk segera mengambil tindakan, agar konflik internal tersebut tidak berkepanjangan.

" Mendikbudristek berperan besar dalam penyelesaian masalah ini, karena sebagaimana disebut dalam statuta tersebut, jika keputusan akhir penyelesaian masalah-masalah dalam ITB tidak tercapai, penyelesaian diserahkan kepada Mendikbudristek," katanya tertulis dalam keterangannya di laman resmi parlementaria, yang di terima di Jakarta, pada Jum’at (11/03/2022).

Lanjutnya Ia menghimbau kepada pihak yang berkonflik untuk segera mengakhirinya, sehingga katanya mahasiswa agar mendapat pelayanan pendidikan sebagaimana mestinya.

Menurut Halimmatul, dampak konflik tersebut menyebabkan tidak dipenuhinya pelayanan pendidikan kepada mahasiswa.

Hal itu lebih lanjut dinilai bertentangan dengan statuta ITB sendiri. Pasal 41 ayat (1) Statuta ITB berbunyi, “Setiap mahasiswa mempunyai hak yang sama untuk mendapatkan pelayanan pendidikan serta fasilitas pendukung untuk menjamin kelancaran proses pembelajaran”. 

Kemudian Ia menambahkan bahwa sebagai komunitas yang memiliki tradisi ilmiah dengan mengembangkan budaya akademik, sudah seharusnya konflik yang terjadi dapat segera diatasi asalkan pihak-pihak yang terlibat mengedepankan nilai, norma, dan tindakan yang selaras dengan asas-asas pendidikan tinggi, diantaranya; penalaran, kejujuran, keadilan, kebajikan, dan tanggung jawab.

“ Sehingga upaya ITB dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dengan memajukan, mengembangkan, dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan, teknologi, seni, ilmu sosial, dan ilmu humaniora dapat terus berjalan," tambahan politisi partai Gerindra itu

Dilansir dari parlementaria, pada Selasa (8/3) Forum Dosen SBM ITB menyatakan tidak beroperasi seperti biasanya.Proses belajar mengajar pun tidak dilaksanakan secara luring maupun daring. Namun, mahasiswa diminta belajar mandiri.

Perwakilan FD SBM ITB Jann Hidayat mengatakan, dengan berbagai pertimbangan, selain tidak beroperasinya perkuliahan, lalu tidak ada penerimaan mahasiswa baru sampai sistem normal kembali.





(Sumber : Parlementaria)

Reponsive Ads