Begini Kekhawatiran Presiden China Xi Terhadap Ukraina/Reuters Berita 24 Indonesia - Presiden China Xi Jinping pada Selasa (8/03/2022), ...
Dilansir dari reuters,
pada pertemuan virtual dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron \dan Kanselir
Jerman Olaf Scholz, Xi mengatakan ketiga negara harus bersama-sama mendukung,
dan membicarakan terkait kedamaiaan antara Rusia dan Ukraina, Hal ini
disebutkan dalam laporan media penyiar lokal China, CCTV.
Xi menambahkan bahwa situasi saat ini di Ukraina
sebagai hal yang "mengkhawatirkan", dan China berduka karena ada
perang baru di Eropa , China juga mengatakan akan mengirim bantuan kemanusiaan
ke Ukaraina.
“ Kami ingin menyerukan pengekangan (sikap menahan
diri) maksimum untuk mencegah krisi kemanusiaan skala besar “ Ucap Presiden
China, dikutip dari AFP
Lanjut Xi menyampaikan Prancis dan Jerman harus
melakukan upaya untuk mengurangi dampak negatif dari krisis.
Dan sambungnya menyatakan keprihatinan tentang dampak
sanksi terhadap stabilitas keuangan global, pasokan energi, transportasi dan
rantai pasokan.
China, yang telah menolak untuk mengutuk tindakan
Rusia di Ukraina atau menyebutnya sebagai invasi, telah berulang kali
menyatakan penentangannya terhadap apa yang digambarkannya sebagai sanksi
ilegal terhadap Rusia.
Persahabatan China dengan Rusia, yang diperkuat bulan
lalu ketika Presiden Vladimir Putin menghadiri upacara pembukaan Olimpiade
Musim Dingin Beijing pada hari yang sama ketika negara-negara tersebut
mendeklarasikan kemitraan strategis "tanpa batas", telah menjadi
canggung bagi China ketika perang di Ukraina meningkat.
Moskow menggambarkan tindakannya di Ukraina sebagai
"operasi khusus" untuk melucuti senjata tetangganya dan menggulingkan
para pemimpin yang disebut neo-Nazi.
Ukraina dan sekutu Baratnya menyebut ini sebagai dalih
tak berdasar untuk invasi menaklukkan negara berpenduduk 44 juta orang itu.
(Sumber : Reuters)