Terjadi Guncangan Gempa Bumi 2 Kali Di Kabupaten Pasaman Barat/Ilustrasi Berita 24 Indonesia - Terjadi bencana gempa bumi selama 2 kali me...
Gempa yang pertama dengan kekuatan Magnitudo 5,2
sekitar pukul 8.25 WIB, tepatnya terjadi di timur laut Kabupaten Pasaman Barat.
Beselang 4 menit kemudian tepatnya pukul 08.39
guncangan gempa sangat kuat sampai Magnitudo 6,2 (tidak berpotensi tsunami),
dilansir dari reuters, bencana ini juga dirasakan getarannya di negara tetangga
Singapura dan Malaysia.
“ Kami terus memantau dan mengimbau masyarakat untuk
tetap waspada,” kata Dwikorita Karnawati, Kepala Badan Geofisika Indonesia
BMKG, dikutip dari MetroTV.
Kemudian pada kesempatan yang sama, Kepala Badan
Penanggulangan Bencana Indonesia Suharyanto mengatakan terdapat korban
sedikitnya dua orang tewas, serta beberapa bangunan termasuk kantor pemerintah,
rumah dan bank mengalami kerusakan.
Dan tambahannya di Pasaman Barat, sekitar 17 km (10,6
mil) dari pusat gempa, sebuah rumah sakit dievakuasi dan terjadi kepanikan di
beberapa daerah.
Dilansir dari antara,
Kepala pusat gempabumi dan tsunami BMKG Bambang Setiyo Prayitno mengatakan
menurut hasil analisis mekanisme menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme
pergerakan geser atau strike-slip.
“ Episenter gempa terletak pada koordinat 0,14 derajat
LU, 99,94 derajat BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 12 kilometer
timur laut wilayah Pasaman Barat, Sumatera Barat, pada ke dalaman 10 kilometer “
Jelasnya.
Tambahan Setiyo Prayitno guncangan tersebut dirasakan
di daerah Pasaman dengan skala intensitas V MMI yaitu getaran dirasakan hampir
semua penduduk, orang banyak terbangun.
Lanjunya di Agam, Bukit Tinggi, dan Padang Panjang
dengan skala intensitas IV MMI pada siang hari dirasakan oleh orang banyak
dalam rumah.
“ Di padang, Payakumbuh, Aek Godang, dan Gunung Sitoli
getaran dirasakan dengan skala intensitas III MMI, dimana merasakan getaran di
dalam rumah, dan terasa getaran seakan akan truk berlalu “ Sambungnya.
Lebih lanjut Ia menjelaskan juga di Pesisir Selatan,
Rantau Parapat, Nias Selatan, dan Bangkinang, dengan skala intensitas II MMI,
yakni getaran dirasakan oleh beberapa orang dan benda-benda ringan yang
digantung bergoyang.
“ Masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak
terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya “
Pintanya