Presiden Jokowi Menerima Kunjungan Pimpinan Asian Development Bank/BPMI Setpres Berita 24 Indonesia - Presiden Republik Indonesia Joko Wid...
“ Pertama Bapak Presiden menyampaikan perkembangan terkini
terkait dengan Covid di Indonesia dan bahwa Indonesia adalah negara keempat
sekarang di dunia yang sukses melakukan vaksinasi dan sudah mencapai di atas
330-an juta yang divaksinasi. Padahal kita adalah negara yang tidak memproduksi
vaksin,” Jelas Kepala Bappenas Suharso Monoarfa usai pertemuan, dilansir dari
laman resmi BPMI Setpres.
Lanjut Suharso mengatakan, kepala negara tersebut
dalam pertemuan ini juga menjelaskan mengenai kinerja ekonomi Indonesia pada
kuartal IV pada tahun 2021 sudah berada di atas 5 persen.
Atas penjelasan Jokowi pihak ADB pun memuji
pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang tahun 2021.
“Meskipun full
year pada tahun lalu pertumbuhan ekonomi 3,7 persen tapi itu sudah bagus
dan dipuji oleh ADB bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia termasuk yang amazing
kata beliau,” imbuhnya..
Kemudian Suharso mengungkapkan bahwa Jokowi memaparkan
mengenai hilirisasi industri yang tengah dilakukan oleh pemerintah Indonesia.
Menurut Suharso, Presiden yakin jika hilirisasi
industri akan bisa memberikan nilai tambah ekspor sekaligus memperbaiki neraca
transaksi berjalan Indonesia.
“Tadi Bapak Presiden menyampaikan bahwa yang kita bisa
peroleh bisa 1 berbanding 20, dari USD1,1 (miliar) menjadi USD20,1 miliar hanya
karena satu aturan bagaimana kita tidak mengekspor dalam bentuk bahan mentah,
tetapi dalam bentuk barang-barang jadi,” jelasnya.
Terakhir, pihak ADB menyatakan dukungannya terhadap
pembiayaan dalam hal transisi energi serta pembiayaan-pembiayaan lainnya pada
sejumlah proyek yang sedang berjalan.
“Juga pembiayaan-pembiayaan yang sedang berjalan
karena ada 14 proyek hari ini dan sudah cukup lama, 55 tahun, ADB bersama
Indonesia,” tandasnya.
Dalam pertemuan tersebut, Presiden Jokowi didampingi
oleh Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Suharso
Monoarfa, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, dan Wakil Menteri Keuangan
Suahasil Nazara. Pembicaraan membahas sejumlah hal seperti penanganan pandemi
Covid-19 hingga dukungan ADB terhadap transisi energi di Indonesia.
(Sumber : BPMI Setpres)