Presiden Joko Widodo Meresmikan Penataan Kawasan Pantai Bebas Parapat, Kabupaten Simalungun/ Tangkap Layar Instagram @jokowi Berita 24 Indon...
| Presiden Joko Widodo Meresmikan Penataan Kawasan Pantai Bebas Parapat, Kabupaten Simalungun/ Tangkap Layar Instagram @jokowi |
Kehadiran Presiden Rabu sore ini (2/02) adalah untuk
melihat revitalisasi dan perbaikan-perbaikan fasilitas guna mendukung salah
satu destinasi wisata kawasan Danau Toba.
“Hari ini kita berada di Kawasan Danau Toba juga dalam
rangka melihat apakah revitalisasi, perbaikan-perbaikan yang dilakukan sudah
berjalan dan saya melihat ada sebuah perbaikan-perbaikan total sehingga nanti
Menteri Pariwisata bisa membangun lagi, rebranding, diferensiasi, sehingga ada
pembeda Danau Toba dengan kawasan destinasi wisata yang lain. Saya melihat
potensi yang besar yang ada di Kawasan Danau Toba Ini,” ujar Presiden dalam keterangannya
di laman resmi BPMI Setpres..
Lanjut Jokowi menjelaskan bahwa hingga saat ini di Kawasan
Pantai Bebas Parapat telah dibangun beberapa fasilitas untuk menyajikan
pertunjukan seni budaya hingga menara pandang untuk bisa dinikmati oleh
masyarakat yang berkunjung ke Danau Toba.
“ Dulunya tidak ada untuk menyajikan pertunjukan seni
budaya, sekarang sudah ada amfiteaternya, sudah ada kawasan yang bisa dipakai
masyarakat untuk memandang Danau Toba,” ucapnya.
Dilansir dari BPMI Setpres, dapat diketahui bahwa, pekerjaan
penataan Kawasan Pantai Bebas Parapat dengan luas total 10.000 meter persegi
menghabiskan biaya sebesar Rp84,1 miliar.
Kemudian pekerjaan tersebut meliputi penataan Kawasan
Pantai Bebas, pembangunan gerbang kawasan, dan penataan RTP Parapat.
Dalam kesempatan Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian
PUPR Diana Kusumastuti mengatakan harapannya agar penataan Kawasan Pantai Bebas
Parapat ini dapat meningkatkan daya tarik dari turis domestik maupun juga
internasional, sehingga dapat menikmati keindahan Danau Toba yang merupakan
destinasi super prioritas.
“Mudah-mudahan dengan hal tersebut, bisa menaikkan
pertumbuhan ekonomi masyarakat di Simalungun dan di sekitar kawasan Danau
Toba,” ujar Diana Kusumastuti
(Sumber : BPMI Setpres)