Page Nav

HIDE

Gradient Skin

Gradient_Skin

Responsive Ad

Menlu RI Mengundang Think Tanks (T20) dan Peneliti Untuk Berkontribusi Nyata Bagi G20

Menlu RI Mengundang Think Tanks (T20) dan Peneliti Untuk Berkontribusi Nyata Bagi G20/Doc.Kemenlu RI Berita 24 Indonesia -  Presidensi G20 ...

Menlu RI Mengundang Think Tanks (T20) dan Peneliti Untuk Berkontribusi Nyata Bagi G20/Doc.Kemenlu RI



Berita 24 Indonesia
Presidensi G20 Indonesia memerlukan masukan dan ide dari  think tanks dan lembaga penelitian, agar kerja G20 membawa manfaat nyata bagi dunia, khususnya negara berkembang.

Hal tersebut disamapikan langsung oleh Menteri Luar Negeri, Retno L.P. Marsudi  saat memberikan sambutan di Think-20 (T20) Inception Meeting , pada Rabu (9/02/2022)

“Sebagai lembaga independen, think tanks harus dapat menghasilkan solusi yang berani dan inovatif bagi berbagai tantangan global,” Ujar Retno dikutip dari laman resmi Kemelu.go.id.​

Diketahui bahwa Think-20  atau T20 adalah forum kerjasama lembaga-lembaga think tanks dan penelitian dari seluruh negara anggota G20.

Think tank dan komunitas peneliti memiliki peran penting bagi pemulihan global dengan melahirkan gagasan konkrit dan rekomendasi kebijakan yang tepat sasaran bagi para pemimpin G20. 

Secara khusus, Menlu Retno mengundang kontribusi T20 pada 3 sektor prioritas Presidensi G20 Indonesia, yaitu arsitektur kesehatan global, transformasi digital, dan transisi energi. 

“ Dalam sektor kesehatan, kesenjangan ketersediaan vaksinasi dunia harus diatasi, kita juga harus melihat jauh, melewati masa pandemi, bagaimana mempersiapkan dunia untuk krisis serupa di masa depan,” ungkapnya Menlu RI.

Lebih lanjut Menlu Retno mengatakan terdapat beberapa cara yang dapat diupayakan T20, diantaranya yaitu peningkatan kapasitas kesehatan lokal hingga solusi inovatif bagi rantai pasok distribusi obat-obatan. 

Kemudian dalam sektor transformasi digital, Retno berharap adanya rekomendasi kebijakan untuk dorong kesetaraan akses digital, dan buka peluang investasi di negara berkembang.

Sementara itu, tambahan Retno transisi energi membutuhkan inovasi dari para peneliti untuk meningkatkan akses pada teknologi bersih, energi terbarukan serta innovative financing.

“ Transisi energi adalah kunci menuju ekonomi hijau dan berkelanjutan”, Tegasnya. 

Pertemuan T20 Inception Meeting merupakan kegiatan pertama dari rangkaian kegiatan T20 di bawah Presidensi G20 Indonesia.

Pertemuan awal ini dihadiri oleh Menkes RI, Managing Director Bank Dunia Mari Pangestu, Profesor Jeffrey Sachs dari Columbia University, serta Profesor Bambang Brodjonegoro selaku Co-Chair T20.

Puncak pertemuan ini, nantinya akan ada T20 Summit pada bulan September 2022 yang di gelar di Yogyakarta.

 

(Sumber : Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia)

 

Reponsive Ads