Page Nav

HIDE

Gradient Skin

Gradient_Skin

Responsive Ad

Menghadapi Konflik Sosial Masyarakat, Kapolri : Jajaran Polri Harus Menjadi problem solver

Menghadapi Konflik Sosial Masyarakat, Kapolri : Jajaran Polri Harus Menjadi  problem solver/Humas Polri Berita 24 Indonesia -  Kapolri Jend...

Menghadapi Konflik Sosial Masyarakat, Kapolri : Jajaran Polri Harus Menjadi  problem solver/Humas Polri



Berita 24 Indonesia
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menegaskan jajaran polri harus jadi problem solver dalam menghadapi konflik sosial masyarakat. Menurutnya, hal itu sesuai tugas pokok Polri.

“Bagaimana rekan-rekan memposisikan berada di posisi tengah. Rekan-rekan bisa jadi mediator, menjadi problem solver yang bisa diterima kedua belah pihak. Hal itu menjadi sangat penting,” kata Sigit di Mabes Polri, Jakarta Selatan, dikutip dari laman humas polri, pada Jumat (18/2/2022).

Lanjut Kapolri menjelaskan bahwa jajarannya memiliki pedoman berupa standar operasional prosedur (SOP) yang telah diatur dalam undang-undang dan peraturan Kapolri.

Dalam hal ini, Sigit meminta kepada jajarannya untuk mematuhi pedoman tersebut.

“Semua aturan itu sudah ada di Perkap turunan dari UU. Tinggal diperhatikan, pelajari, dan melatihnya menjadi suatu kebiasaan yang bisa dilaksanakan pada saat menghadapi kegiatan-kegiatan yang ada permasalahan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menekankan pengawasan internal yang dilakukan pimpinan Polri di wilayah dalam mencegah terjadinya permasalahan akibat ketidakpahaman anggota dalam cara bertindak.

“Semua aturan itu sudah ada di Perkap turunan dari UU. Tinggal diperhatikan, pelajari, dan melatihnya menjadi suatu kebiasaan yang bisa dilaksanakan pada saat menghadapi kegiatan-kegiatan yang ada permasalahan. Hal-hal yang harus diwaspadai, yang rentan pada saat melihat kondisi anggota tersebut tidak siap, lebih baik jangan ditugaskan. Ganti dengan yang siap, ” tegasnya.


Reponsive Ads