KBRI Bandar Seri Begawan Ungkap Terus Berlanjut Ekspor Benih Padi Sembada Ke Brunei Darussalam/Doc.Kemlu RI Berita 24 Indonesia - KBRI Ba...
| KBRI Bandar Seri Begawan Ungkap Terus Berlanjut Ekspor Benih Padi Sembada Ke Brunei Darussalam/Doc.Kemlu RI |
Kargo ini merupakan pengiriman yang ke-10 sejak tahun
2018. Total benih padi Sembada 188 yang telah diekspor ke Brunei sebanyak 104,1
ton.
Dilansir
dari laman resmi Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, Beras dari
varietas Sembada 188 telah dipasarkan secara meluas di pasar domestik negara
Brunei melalui jaringan distribusi nasional dan memperoleh sambutan yang baik,
sehingga ekspor benih ini terus berkelanjutan.
Dubes
RI, Dr. Sujatmiko mengatakan bibit di Brunei telah menghasilkan panen 6 ton per
hektar, dua kali lipat dari benih padi asli yang ditanam di Brunei sebelumnya.
Kemudian lanjutnya Sembada 188 dipanen 2 kali setahun
karena kontur tanahnya harus diolah terlebih dahulu, sementara jika ditanam di
Indonesia, bisa 3 kali panen, dengan volume 12 ton per hektar.
“Dengan
mempertahankan kualitas dan harga yang kompetitif, saya bangga ekspor produk
benih Sembada ke Brunei terus berkelanjutan, selain benih padi, Indonesia masih
berpeluang untuk terus menawarkan produk-produk pertanian kepada Brunei ",
ujarnya
Dengan
kebijakan diversifikasi ekonominya, Pemerintah Brunei terus mengembangkan
sektor pertanian untuk swasembada pangan nasional.
Rata-rata peningkatan nilai produksi sektor pertanian
dan agrimakanan Brunei selama 2 dekade tumbuh 4,9%, yaitu dari BND182,6 juta
(ekuivalen Rp.1,91 Triliun) pada tahun 2000 menjadi BND 470,9 juta (ekuivalen
Rp.4,9 Triliun) pada tahun 2020.
Lahan
pertanian aktif pun mengalami peningkatan dari hanya 15 ha pada 2010 menjadi
411,65 ha pada tahun 2020. Untuk lahan khusus penanaman padi, Brunei telah
mengembangkan Kawasan Kemajuan Pertanian (KKP) Kandol seluas 500 hektar untuk
meningkatkan jumlah produksi.
Meskipun
demikian, Ia mengatakan seiring dengan upaya peningkatan swasembada tersebut,
tetap terbuka peluang bagi suplai aneka produk pangan dari Indonesia.
Jelasnya memaparkan hal ini terlihat dari angka ekspor
produk pertanian Indonesia ke Brunei, yang terdiri dari sayuran, buah,
rempah-rempah dan tanaman tahun 2020 yang meningkat, dari Rp.51,55 Milyar
(2019) menjadi Rp.59,9 Milyar, atau secara kuantitas dari 2.962 mt menjadi
3.116 mt.
KBRI Bandar Seri Begawan terus mendorong peningkatan
kerja sama bisnis di sektor pertanian dengan Brunei Darussalam.
(Sumber : Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia)