Page Nav

HIDE

Gradient Skin

Gradient_Skin

Responsive Ad

Kasus Covid-19 Di Indonesia Mengalami Lonjakan Hingga 27.197, Jokowi : Kesiapan Pemerintah Antasipasi Lonjakan Tersebut Jauh Lebih Baik

Kasus Covid-19 Di Indonesia Mengalami Lonjakan Hingga 27.197, Jokowi : Kesiapan Pemerintah Antasipasi Lonjakan Tersebut Jauh Lebih Baik Beri...


Berita 24 Indonesia
Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) memberikan pernyataan atas perkembangan terkini kasus Covid-19 di Indonesia mengalami lonjakan hingga 27.197 kasus per hari.

Lanjut Jokowi menegaskan, pemerintah telah memperkirakan dan mengantisipasi lonjakan tersebut dengan sejumlah persiapan yang lebih baik dari tahun lalu.

“ Lonjakan ini sudah diperkirakan dan diantisipasi oleh pemerintah, dengan kesiapan-kesiapan kita yang sudah jauh lebih baik dibandingkan tahun-tahun lalu, baik dari segi rumah sakit, obat-obatan, oksigen, fasilitas isolasi, maupun tenaga kesehatan. Dan kondisi rumah sakit hingga saat ini juga masih terkendali,” ujar Presiden dalam keterangannya, di kanal youtube channel setkab RI yang diunggah Kamis (03/02/2022).

Kemudian Kepala Negara ini meminta kepada masyarakat untuk tetap tenang, karena meski varian Omicron memiliki tingkat penularan yang tinggi, tetapi tingkat fatalitasnya lebih rendah dibandingkan varian Delta.

Hal Ini terlihat, Jokowi mengatakan dari kasus Covid-19 di beberapa negara, di mana tingkat keterisian rumah sakit relatif rendah.

“ Ini juga termasuk di negara kita (Indonesia), meskipun kasusnya melonjak cukup tinggi, namun keterisian di rumah sakit masih terkendali,” imbuhnya.

Menurut Jokowi, pasien yang terdampak varian Omicron dapat disembuhkan tanpa harus ke rumah sakit.

Lanjutnya pasien yang terpapar varian Omicron cukup melakukan isolasi secara mandiri di rumah, minum obat dan multivitamin, serta segera tes kembali setelah lima hari.

Selain itu, Presiden juga meminta kepada para gubernur, bupati, wali kota, dan jajaran pemerintah daerah, serta dibantu jajaran TNI dan Polri untuk memastikan penerapan protokol kesehatan dilaksanakan oleh masyarakat dan vaksinasi terus dijalankan dan dipercepat.

“ Sebagai penutup, saya kembali mengingatkan masyarakat untuk tetap tenang dalam menghadapi berbagai varian baru Covid-19. Tetap disiplin menjaga protokol kesehatan dan kurangi aktivitas yang tidak perlu. Bagi yang belum divaksin agar segera divaksin. Bagi yang sudah divaksin lengkap dan sudah waktunya untuk disuntik vaksin penguat, booster agar segera vaksin booster,” tutupnya





Reponsive Ads