Page Nav

HIDE

Gradient Skin

Gradient_Skin

Responsive Ad

Jokowi Apresiasi MA Dalam Mempercepat Pembangunan Pengadilan Modern

Jokowi Apresiasi MA Dalam Mempercepat Pembangunan Pengadilan Modern/BPMI Setpres: Muchlis Jr Berita 24 Indonesia -  Presiden Republik Indon...

Jokowi Apresiasi MA Dalam Mempercepat Pembangunan Pengadilan Modern/BPMI Setpres: Muchlis Jr



Berita 24 Indonesia
Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) mengapresiasi langkah Mahkamah Agung dalam mempercepat pembangunan pengadilan modern.

 “ Transformasi ini menjadi tahapan penting dalam memberikan pelayanan peradilan yang lebih baik, bagi masyarakat pencari keadilan. Pelayanan peradilan yang lebih cepat dan lebih mudah, yang sederhana, berbiaya ringan, dan profesional, serta memastikan terciptanya penegakan hukum yang berkeadilan,” Ucap Jokowi saat sambutannya dalam sidang istimewa laporan tahunan MA 2021 Secara Virtual, di Jakarta, pada Selasa (22/02/2022)

Lanjut Jokowi mengatakan bahwa semangat transformasi Mahkamah Agung selaras dengan semangat transformasi yang dilakukan oleh pemerintah.

Lebih lanjut kata Kepala Negara dalam bidang hukum, transformasi dilakukan melalui reformasi struktural, deregulasi, dan debirokratisasi dalam rangka meningkatkan kepastian hukum dan kemudahan berusaha.

“Semua agenda transformasi tersebut tidak mungkin bisa dikerjakan sendiri oleh pemerintah, oleh eksekutif saja. Pemerintah butuh dukungan penuh dari seluruh komponen bangsa. Pemerintah butuh dukungan penuh dari lembaga legislatif dan lembaga yudikatif. Pemerintah butuh dukungan dari Mahkamah Agung dan jajaran Pengadilan Tinggi, Pengadilan Negeri di seluruh Indonesia,” tambahnya.

Dilansir dari laman resmi BPMI Setpres, Jokowi memiliki pandangan bahwa peran Mahkamah Agung (MA) sebagai pengawal keadilan sangat krusial dalam mendukung transformasi Indonesia.

Dan ucap Jokowi MA menghasilkan putusan-putusan penting yang memberikan kepastian hukum yang berkeadilan bagi masyarakat.

“Memberikan kepastian hukum yang berkeadilan bagi para pelaku usaha dan investor, yang melindungi aset-aset negara dan aset publik lainnya, serta memberikan efek jera bagi koruptor dan mafia-mafia hukum yang mencederai rasa keadilan,” paparnya.

Dalam hal ini Presiden Jokowi berharap MA terus melakukan upaya strategis dalam mengurangi hambatan hukum yang dapat terjadi, dan konsisten dalam memperkuat peradilan bagi kelompok rentan.

“ Berharap agar MA tetap konsisten dalam memperkuat akses keadilan bagi kelompok rentan yaitu perempuan, anak, dan penyandang disabilitas melalui penguatan peraturan, layanan dan akses disabilitas di setiap lini pengadilan,” tandasnya.

Kendati demikian, Ketua Mahkamah Agung (MA) Muhammad Syarifuddin dalam laporannya menyampaikan bahwa secara tidak langsung pandemi Covid-19 telah mempercepat implementasi dari rencana kerja yang termuat dalam cetak biru pembaharuan peradilan tahun 2010-2035.

“Dulu ketika masih dalam kondisi yang normal, kita tidak pernah membayangkan bahwa proses migrasi dari sistem peradilan konvensional ke sistem peradilan elektronik dapat dilakukan hanya dalam waktu dua tahun. Namun dengan adanya pandemi, semua itu dapat dilakukan,” ucap Muhammad Syarifuddin.

 

 

(Sumber : BPMI Setpres)

.

 

Reponsive Ads