Indra Iskandar Akan Memimpin Rapat 144th IPU Assambly Di Maret 2022 Mendatang Berita 24 Indonesia - Sekretaris Jendral DPR RI Indra Iskand...
Dalam rapat koordinasi tersebut akan dihadiri Kementerian/Lembaga yang berkaitan dengan
persiapan event internasional secara daring (virtual).
Lanjut Indra mengatakan Indonesia
sebagai tuan rumah, dan Setjen DPR RI sebagai support system kedewanan mengupayakan pelayanan terbaik bagi
delegasi yang menghadiri IPU ini.
“ Tentu, Setjen DPR saat ini
sebagai host dalam acara ini, karena ini pertemuan parlemen-parlemen
dunia. Jadi, karena Indonesia bertepatan sebagai tuan rumah, sebagai host, tentu Sekretariat DPR menjadi organisasi
pendukung utamanya,” jelas Indra usai memimpin rakor persiapan penyelengaraan
144th IPU Assembly, di Jakarta, Kamis (10/2/2022).
Dilansir dari laman resmi parlementaria, progres kesiapan
menyambut IPU ke-144 ini, ungkap Indra sudah mencapai sekitar
50-60 persen, dimana sejumlah hal masih dalam proses lelang kepada pihak ketiga
dalam memberikan dukungan kepada event ini.
Namun lebih dalam, Indra
memastikan, untuk koordinasi dengan Kementerian/Lembaga, dan sejumlah instansi
terkait lainnya sudah mendekati final, seperti sistem yang diberlakukan selama
acara, yakni sistem bubble atau gelembung.
“Secara kesuluruhan, kesiapan sekitar 50-60 persen.
Kami masih melelangkan kegiatan, tapi koordinasi dengan semua
instansi semuanya sudah mendekati final, seperti gambaran tentang travel bubble-nya, gambaran tentang handling-nya, kebijakan tamu di Bali,
kemudian juga bagaimana pengkoordinasian keamanannya. Jadi hal utama yang kita
persiapkan dalam waktu dekat adalah teknis pelaksanaan di venue,” terang
Indra.
Indra menjelaskan setidaknya ada 1200 delegasi yang
akan menghadiri IPU di Nusa Dua, sehingga di masa pandemi ini ada penanganan
yang berbeda, termasuk skema protokol kesehatan yang diperketat agar tidak
menjadi klaster baru.
“ Berkaitan
dengan protokol kesehatan, mekanisme swab-nya,
pengendalian protokol kesehatan, bagaimana pengendalian travel bubble itu sudah kami bicarakan
dengan Satgas Covid, BNPB Bali, Satgas Nasional atau Kementerian Luar Negeri
sebagai kanal-kanal kami kepada parlemen di dunia,” jelasnya
Indra menambahkan, pihaknya akan membahas mekanisme
perizinan delegasi sampai kedatangan di Indonesia dengan para Dubes Indonesia
yang ada di luar negeri.
“Minggu depan kami akan mengadakan pertemuan dengan
para dubes Indonesia yang di luar negeri untuk menyampaikan tata cara
kedatangan mereka (delegasi) ke Indonesia melalui perwakilan-perwakilan dari
sana mengenai visanya, izin masuknya dan sebagainya, kita koordinasikan. Kita
berharap Covid ini seperti perhitungan kita, di Februari-Maret ini akan
menurun, sehingga pada Maret nanti kita bisa lebih mudah mengendalikan dan mengkoordinasikan
lagi,” Tuturnya.
(Sumber : Parlementaria)