Page Nav

HIDE

Gradient Skin

Gradient_Skin

Responsive Ad

Indra Iskandar Akan Memimpin Rapat 144th IPU Assambly Pada Maret 2022 Mendatang

Indra Iskandar Akan Memimpin Rapat 144th IPU Assambly Di Maret 2022 Mendatang Berita 24 Indonesia -  Sekretaris Jendral DPR RI Indra Iskand...

Indra Iskandar Akan Memimpin Rapat 144th IPU Assambly Di Maret 2022 Mendatang

Berita 24 IndonesiaSekretaris Jendral DPR RI Indra Iskandar mengungkapkan bahwa dirinya akan mimpin rapat di acara 144th IPU Assambly di Nusa Dua,Bali yang akan diselenggarakan pada tanggal 20 - 24 Maret 2022.

Dalam rapat koordinasi tersebut akan dihadiri Kementerian/Lembaga yang berkaitan dengan persiapan event internasional secara daring (virtual).

Lanjut Indra mengatakan Indonesia sebagai tuan rumah, dan Setjen DPR RI sebagai support system kedewanan mengupayakan pelayanan terbaik bagi delegasi yang menghadiri IPU ini.

“ Tentu, Setjen DPR saat ini sebagai host dalam acara ini, karena ini pertemuan parlemen-parlemen dunia. Jadi, karena Indonesia bertepatan sebagai tuan rumah, sebagai host, tentu Sekretariat DPR menjadi organisasi pendukung utamanya,” jelas Indra usai memimpin rakor persiapan penyelengaraan 144th IPU Assembly, di Jakarta, Kamis (10/2/2022). 

Dilansir dari laman resmi parlementaria, progres kesiapan menyambut IPU ke-144 ini, ungkap Indra sudah mencapai sekitar 50-60 persen, dimana sejumlah hal masih dalam proses lelang kepada pihak ketiga dalam memberikan dukungan kepada event ini.

Namun lebih dalam, Indra memastikan, untuk koordinasi dengan Kementerian/Lembaga, dan sejumlah instansi terkait lainnya sudah mendekati final, seperti sistem yang diberlakukan selama acara, yakni sistem bubble atau gelembung.

“Secara kesuluruhan, kesiapan sekitar 50-60 persen. Kami masih melelangkan kegiatan, tapi koordinasi dengan semua instansi semuanya sudah mendekati final, seperti gambaran tentang travel bubble-nya, gambaran tentang handling-nya, kebijakan tamu di Bali, kemudian juga bagaimana pengkoordinasian keamanannya. Jadi hal utama yang kita persiapkan dalam waktu dekat adalah teknis pelaksanaan di venue,” terang Indra.

Indra menjelaskan setidaknya ada 1200 delegasi yang akan menghadiri IPU di Nusa Dua, sehingga di masa pandemi ini ada penanganan yang berbeda, termasuk skema protokol kesehatan yang diperketat agar tidak menjadi klaster baru.

 “ Berkaitan dengan protokol kesehatan, mekanisme swab-nya, pengendalian protokol kesehatan, bagaimana pengendalian travel bubble itu sudah kami bicarakan dengan Satgas Covid, BNPB Bali, Satgas Nasional atau Kementerian Luar Negeri sebagai kanal-kanal kami kepada parlemen di dunia,” jelasnya

Indra menambahkan, pihaknya akan membahas mekanisme perizinan delegasi sampai kedatangan di Indonesia dengan para Dubes Indonesia yang ada di luar negeri.

“Minggu depan kami akan mengadakan pertemuan dengan para dubes Indonesia yang di luar negeri untuk menyampaikan tata cara kedatangan mereka (delegasi) ke Indonesia melalui perwakilan-perwakilan dari sana mengenai visanya, izin masuknya dan sebagainya, kita koordinasikan. Kita berharap Covid ini seperti perhitungan kita, di Februari-Maret ini akan menurun, sehingga pada Maret nanti kita bisa lebih mudah mengendalikan dan mengkoordinasikan lagi,” Tuturnya.

 

 

(Sumber : Parlementaria)

Reponsive Ads