Page Nav

HIDE

Gradient Skin

Gradient_Skin

Responsive Ad

Hanya 3 Jam Bertemu Presiden Putin, PM Pakistan : Prihatin Dampak Ekonomi Dari Konflik Rusia Ukraina

Hanya 3 Jam Bertemu Presiden Putin, PM Pakistan : Prihatin Dampak Ekonomi Dari Konflik Rusia Ukraina/Reuters Berita 24 Indonesia -  Perdana...

Hanya 3 Jam Bertemu Presiden Putin, PM Pakistan : Prihatin Dampak Ekonomi Dari Konflik Rusia Ukraina/Reuters



Berita 24 Indonesia
Perdana Menteri Pakistan Imran Khan menyatakan keprihatinan atas dampak ekonomi dari konflik Rusia Ukraina.

Hal tersebut disampaikan oleh PM Pakistan saat mengadakan pertemuan panjang dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Moskow pada Kamis kemarin (24/02/2022). Kementerian Luar Negeri Pakistan mengatakan pertemuan belangsung sekitar 3 jam sebelum invasi dimulai. dalam sebuah pernyataan.

" Perdana Menteri menekankan bahwa konflik bukan untuk kepentingan siapa pun, dan bahwa negara-negara berkembang selalu terkena dampak ekonomi paling parah jika terjadi konflik," Kata Kementerian Luar Negeri Pakistan dalam sebuah pernyataan pada Kamis malam setelah pertemuan antara Khan dan Putin, dikutip dari reuters.

PM Pakistan Khan pergi ke Moskow dengan tujuan untuk meningkatkan hubungan ekonomi dengan Rusia, salah satunya adalah produsen gas terbesar di dunia, dimana kebutuhan energi Pakistan meningkat pesat.

Lalu dilanjutkan dari Kemenlu Pakistan menyatakan ada beberapa seruan di Pakistan agar Khan menunda perjalanan tersebut mengingat meningkatnya ketegangan antara Rusia dan Barat atas Ukraina.

Dalam sebuah pernyataan PM Khan sebelum keberangkatannya, mengatakan bahwa Pakistan tidak tertarik untuk memihak atau bergabung dengan blok mana pun, dan hanya ingin memperluas hubungan bilateral.

Kemudian disambung oleh Departemen Luar Negeri AS mengatakan telah berkomunikasi dengan Pakistan tentang posisinya mengenai Rusia menjelang perjalanan PM Khan ke Moskow.

Pernyataan dari Kemenlu Pakistan menambahkan bahwa selama pertemuan dengan Putin, Khan telah menyesali situasi terakhir antara Rusia dan Ukraina

Dan tambahannya Khan mengatakan bahwa Pakistan berharap diplomasi dapat mencegah konflik militer.

 

 

 

(Sumber : Reuters)

Reponsive Ads