Hadir Rakernas 50 Tahun Emas Basarnas, Presiden Jokowi Tegaskan 4 Arahan/ BPMI Setpres : Muchlis Jr Berita 24 Indonesia - Presiden Republi...
Dalam sambutan Rekernas tersebut, Presiden Jokowi
mengucapkan selamat sekaligus terima kasih atas pengabdian Basarnas dalam
membantu masyarakat yang tertimpa musibah.
“Atas nama masyarakat, bangsa, dan negara saya
mengucapkan selamat ulang tahun ke-50, ulang tahun emas, dan sekaligus
mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Badan Nasional Pencarian
dan Pertolongan yang selalu sigap membantu masyarakat, membantu saudara-saudara
kita yang tertimpa musibah di berbagai daerah, di berbagai medan bencana,” ujar
Jokowi, dikutip dari laman resmi BPMI Setpres.
Jokowi mengtatakan dalam sambutannya Indonesia
memiliki risiko tinggi bencana dan risiko kedaruratan, kecelakaan, bencana
alam, dan kondisi-kondisi lainnya yang membahayakan manusia.
“Kita perlu tim SAR yang cepat tanggap, yang militan,
yang mampu memberikan pertolongan yang cepat dan tepat terhadap kondisi yang
memerlukan penanganan khusus, bencana tanggap darurat, serta yang membahayakan
manusia,” jelasnya.
Lebih jauh, Kepala negara ini menyatakan bahwa
tantangan dalam menghadapi situasi kedaruratan akan makin besar. Tetapi, dalam
situasi apapun pelayanan SAR harus sigap dan cepat untuk menyelamatkan setiap
jiwa manusia.
“Basarnas harus segera hadir secara cepat untuk
memberikan pertolongan. Setiap detik sangatlah berarti bagi keselamatan jiwa,”
tegasnya.
Oleh karena itu, Jokowi menghimbau beberapa hal, yakni
yang pertama, perbanyak inovasi
dengan memanfaatkan teknologi.
Menurut Jokowi mengenai teknologi SAR sudah berkembang
dengan cepat dan makin canggih dan bisa membantu memproyeksi dan menganalisis
secara cepat dan akurat.
Dengan penanganan yang lebih tepat dan lebih efektif,
tim SAR dapat lebih banyak menyelamatkan korban.
“Karena itu, Basarnas tidak boleh ketinggalan. Saya
ulang, Basarnas tidak boleh ketinggalan dalam hal teknologi, harus cepat
beradaptasi dengan perkembangan teknologi SAR yang terkini,” ungkapnya.
Kemudia yang Kedua,
Jokowi meminta agar kompetensi sumber daya manusia (SDM) SAR terus
ditingkatkan; dan yang Ketiga, Jokowi
meminta agar Basarnas memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan melibatkan
kementerian, lembaga pemerintah, TNI, Polri, badan usaha, organisasi
kemasyarakatan, dan potensi SAR lainnya.
“Libatkan seluruh elemen masyarakat, semua potensi,
dan buang jauh-jauh yang namanya ego sektoral, semua harus bersinergi dalam
operasi kemanusiaan,” katanya.
Keempat Jokowi mengatakan perkuat pencegahan, mitigasi,
dan antisipasi. Menurutnya, yang juga sangat penting adalah melakukan edukasi
dan pelatihan-pelatihan teknis SAR secara masif kepada masyarakat.
“Kita harus membangun kesadaran agar masyarakat makin
peduli dan sigap melakukan upaya preventif terutama di daerah-daerah yang rawan
bencana dan kawasan kedaruratan agar terbangun budaya SAR dan masyarakat
tangguh kedaruratan,” paparnya.
Di akhir sambutannya, Presiden berharap agar Rakernas
Basarnas ini dapat melahirkan gagasan-gagasan yang inovatif dan implementatif,
serta terobosan-terobosan penting untuk meningkatkan pelayanan Basarnas kepada
masyarakat.
(Sumber : BPMI Setpres)