Fokuskan Percepatan Program Vaksinas Covid-19 Di Daerah, Presiden Jokowi : Dorong Kabupaten/Provinsi Konsentrasi Suntikan Kedua dan Booster/...
| Fokuskan Percepatan Program Vaksinas Covid-19 Di Daerah, Presiden Jokowi : Dorong Kabupaten/Provinsi Konsentrasi Suntikan Kedua dan Booster/Instagram @Jokowi |
Lanjut Jokowi mengatakan hal ini bertujuan agar
peyebaran kasus Covid-19 varian Omicron di Indonesia dapat terkendali..
“Saya mendorong seluruh kabupaten/kota dan provinsi
ini konsentrasi di suntikan yang kedua, dan ketiga atau booster. Yang
saya lihat masih banyak di bawah 60 persen” ucap Jokowi tertulis dalam caption
media sosial instagram @jokowi.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Negara ini
berkomunikasi langsung (secara virtual) dengan sejumlah perwakilan di daerah
yang melakukan vaksinasi secara serentak.
Para peserta tersebut tersebar di 17 provinsi yakni
Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatra Barat, Lampung, Kalimantan Selatan, Papua,
Maluku, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan,
Gorontalo, Sumatera Selatan, Kalimantan Tengah, Bengkulu, Sumatera Utara, dan
Nusa Tenggara Barat (NTB).
Dilansir dari BPMI Setpres, berdasarkan data dari
Kementerian Kesehatan (Kemenkes), capaian vaksinasi di Provinsi Kalimantan Selatan per 18
Februari 2022 sudah mencapai 86 persen untuk dosis pertama, 49 persen untuk
dosis kedua, dan 3 persen untuk dosis penguat. Presiden pun meminta agar
percepatan vaksinasi dosis kedua dan penguat di provinsi tersebut terus
dilakukan dengan melibatkan banyak pihak.
“Dibantu oleh Pangdam, Kapolda, Kabin, saya ingin agar
dosis keduanya ini didorong. Kemudian yang untuk dosis ketiga untuk dosis
penguat atau booster yang masih 3 persen agar dikonsentrasikan di tempat-tempat
yang interaksinya tinggi,” tutur Presiden.
Lanjut Jokowi mengingatkan kembali terkait percepatan
vaksinasi dan pengetatan protokol kesehatan merupakan kunci pengendalian
Covid-19 di Indonesia.
“Yang paling penting sekali lagi sampaikan pada
masyarakat kuncinya memang ada di vaksin dan di protokol kesehatan utamanya di
masker,” tandasnya.