Bamsoet Mengajak Seluruh Masyarakat Untuk Peduli Prokes, Melindungi Kelompok Lansia, dan Komorbid Di Tengah Lonjakan Varian Omicron /Doc.MPR...
| Bamsoet Mengajak Seluruh Masyarakat Untuk Peduli Prokes, Melindungi Kelompok Lansia, dan Komorbid Di Tengah Lonjakan Varian Omicron /Doc.MPR RI |
Lanjut laki-laki dengan sapaan akrab Bamsoet ini
mengatakan bahwa dengan kepedulian bersama terhadap mereka, dampak terburuk
COVID-19 dapat dihindari.
“ Sejak awal pandemi COVID-19 mewabah, para ahli
kesehatan sudah mengingatkan komunitas global bahwa virus Corona SARS-CoV-2
yang menjadi penyebab infeksi pernafasan berpotensi menginfeksi siapa saja yang
daya tahan tubuh atau imunitasnya lemah. Maka, komunitas Lansia dan mereka yang
komorbid harus mendapatkan perlindungan maksimal, baik atas inisiatif pribadi
maupun inisiatif keluarga atau kelompok.” Katanya tertulis dalam keterangannya
di MPR RI, Jakarta, Senin (7/02/2022)
Menurut Bamoset kelompok Lansia yang minim harus dapat
perlindungan lebih rentan terinfeksi COVID-19, begitu juga dengan yang memiliki
penyakit komorbid, atau mempunyai riwayat penyakit bawaan.
Lebih lanjut Bamsoet mengatakan selama pandemi
berlangsung, para dokter dan tenaga kesehatan (Nakes) yang merawat pasien COVID-19
menemukan bukti bahwa mereka yang punya riwayat diabetes, penyakit jantung atau
hipertensi masuk dalam kelompok yang rentan terinfeksi COVID-19. Komorbid
itulah yang menyebabkan terjadinya penurunan daya tubuh.
“ Dalam hidup keseharian bersama, komunitas Lansia
maupun mereka yang komorbid ada di sekitar kita, baik di rumah, di kantor,
tempat ibadah atau ruang publik lainnya “ Tuturnya.
Minggu (6/2) kemarin, Bamoset menyatakan menurut data
resmi pemerintah menyebutkan bahwa kasus positif bertambah 36.057 kasus baru.
Lebih lanjut menurut rincian Satgas Penanganan
Covid-19, penambahan kasus tertinggi terjadi di Jakarta dengan 15.825 kasus,
Jawa Barat 7.603 kasus, Banten 4.649 kasus, dan Jawa Timur 2.218 kasus.
“ Total kasus Covid-19 yang dinyatakan sembuh menjadi
4.183.027, setelah 10.569 pasien dinyatakan pulih pada hari minggu itu.
Namun, pada hari yang sama, 57 pasien meninggal dunia. Jumlah pasien
Covid-19 yang meninggal dunia menjadi 144.554 orang “ Ungkapnnya
Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), varian
Omicron mampu mengindari kekebalan. Kemudian, Enam penelitian juga sudah
menyajikan bukti tentang terjadinya penurunan efektivitas vaksin terhadap
varian Omicron. yang artinya, kendati seseorang sudah menerima vaksinasi dosis
penuh, dia belum tentu kebal dari kemungkinan terinfeksi varian Omicron.
“ Data-data terbaru tentang lonjakan jumlah kasus
positif cenderung memberi gambaran bahwa Indonesia sedang menuju puncak
gelombang ketiga penularan COVID-19. Untuk melindungi keluarga dan komunitas,
kepatuhan pada Prokes hendaknya tetap terjaga “ Ujarnya
Terkait kepatuhan pada Prokes, Bamsoet mengungkapkan
bahwa Presiden Republik Indonesia Joko Widodo pun sudah menunda semua jadwal
kunjungan kerjanya ke daerah-daerah.
“ Pandemi COVID-19 memang masih menghadirkan
ketidakpastian. Semua orang didorong untuk memrioritaskan perlindungan keluarga
dari ancaman COVID-19 “ Pungkasnya.