Page Nav

HIDE

Gradient Skin

Gradient_Skin

Responsive Ad


Rapat Koordinasi Bidang Keagamaan Di Kalimantan Timur, Gubernur Kaltim : Rakor Ini Penting Sebagai Wujud Peran, Dan Pemda Kaltim Dalam Mendukung Terciptanya Moderasi Beragama

Rapat Koordinasi Bidang Keagamaan Di Kalimantan Timur, Gubernur Kaltim : Rakor Ini Penting Sebagai Wujud Peran, Dan Pemda Kaltim Dalam Mendu...

Rapat Koordinasi Bidang Keagamaan Di Kalimantan Timur, Gubernur Kaltim : Rakor Ini Penting Sebagai Wujud Peran, Dan Pemda Kaltim Dalam Mendukung Terciptanya Moderasi Beragama.



Berita 24 Indonesia
- Asisten Pemerintah dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Kalimantan Timur Dr.HM Jauhar Efendi mewakili Gubernur Kaltim, menghadiri sekaligus membuka rapat koordinasi bidang keagamaan yang digelar di Hotel Grand Senyiur,Balikpapan pada Rabu kemarin (17/11/2021).

Rakor tersebut bertema 'kita wujudkan kehidupan dan pemahaman agama yang moderat menuju Kaltim yang dan damai'. 

Kegiatan ini, dihadiri oleh Dirjen Bimas Islam Kementerian Agama, Prof.Dr.Amiruddin Amin sekaligus Ia menjadi narsumber pada rakor keagamaan ini. 

Jauhar Efendi saat sambutannaya manyampaikan pesan dari Gubernur Kaltim Isran Noor yang mengatakan bahwa rakor keagamaan ini sangat penting sebagai wujud peran, serta pemerintah daerah dalam mendukung terciptanya moderasi beragama di Kalimantan Timur.

" Sekaligus meningkatkan peran serta mencegah dan mengatasi berbagai permasalahan bangsa yang timbul, akibat menurun pemahaman dan pengamalan nilai-nilai keagamaan " Kata Jauhar Efendi, saat menyampaikan pesan dari Gubernur Kaltim.

Lanjut pesannya Jauhar Efendi mengatakan Kehidupan beragama di Kaltim dalam suasana aman, tentram, dan damai. Walaupun masyarakat Benua Etam menganut berbagai agama, namun hidup berdampingan dan saling tolong-menolong. 

" Kaltim ini bisa disebut Indonesia mini, karena memiliki banyak suku,agama, ras, dan golongan yang hidup berdampingan dalam kehidupan sosial bermasyarakat " Tuturnya.

Kemudian menambahkan dalam visi besar Kaltim saat ini, yaitu berani untuk Kalimantan Timur yang berdulat, yang bermakna kondisi mandiri, terpenuhi kebutuhan dasar seperti sandang pangan, air bersih, perumahaan kesehatan, pendidikan, pekerjaan, rasa aman, lingkungan hidup yang baik, dan segala pendukung kehidupan yang serasi.

Menurut Gubernut Kaltim, tujuan dalam visi tersebut dapat terwujud jika mampu menerjemahkan setiap kebutuhan dan aspirasi masyarakat di segala bidang, serta mampu menciptakan suasana yang kondusif, damai, dan hidup rukun. 

Oleh karena itu, Gubernur Kaltim mengajak serta meminta kepada seluruh kalangan untuk terus membangun silahhturahmi, menyamakan visi dan persepsi diantara stakeholder terkait program kerukunan umat beragama sebagai upaya optimalisasi yang dilaksanakan oleh pemerintah daerah.

Lalu untuk menciptkan dan menjaga kerukunan bukan sekedar sebagai tanggung jawab dan peran pemerintah, namun dibutuhkan peran segenap elemen bangsa, terutama tokoh agama. 

" Sehingga bisa dijadikan pijaka bersama untuk menumbuhkan kesadaran dan membangun, serta menjaga kerukunan umat beragama " tuturnya.

Tertulis dilaman resmi pemprov Kaltim, kegiatan Rakor ini diikuti oleh pengurus forum kerukunan umat beragama (FKUB) Kab/Kota Kaltim, Kepala Badan Kebangpol Kaltim Sufian Agus, Ketua FKUB Kaltim Asmuni Ali, Kepala Kantor Agama Kab/Kota, serta Asisten yang membidangi bidang kesra, dan Kabag Kesra Kab/Kota Kaltim.


(Sumber : Pemprov Kaltim)


Reponsive Ads