Mobile Menu

navigasi

More News

presiden Tsai Ing-wen: Jika Taiwan Jatuh ke China Akan Picu Konsekuensi Perdamaian Asia

14.48

Berita 24 Indonesia - Presiden Tsai Ing-wen dalam sebuah artikel untuk Urusan Luar Negeri menulis tentang kekhawatirannya jika Taiwan jatuh ke tangan China akan memicu konsekuensi ‘bencana’ bagi perdamaian di Asia.

 

Taiwan yang diklaim oleh China sebagai wilayah kedaulatannya, telah menghadapi peningkatan tekanan besar-besaran dari Beijing. China dengan 148 pesawat angkatan udaranya terbang ke zona pertahanan udara Taiwan selama beberapa hari terakhir.

 

China menyalahkan Amerika Serikat atas meningkatnya ketegangan yang terjadi karena membantu Taiwan dalam pasokan pertahanannya. Sedangkan Taiwan menyebut China sebagai pelaku utama dalam situasi saat ini karena klaim sepihaknya dan masalah lainnya.

 

“Mereka harus ingat, jika Taiwan jatuh konsekuensinya akan menjadi bencana besar bagi perdamaian regional dan sistem aliansi demokrasi. Ini akan menandakan bahwa dalam kontes nilai global saat ini, otoritarianisme lebih unggul daripada demokrasi, tulis Tsai di Foreign Affairs.

 

Taiwan adalah negara merdeka. Taiwan tidak mencari konfrontasi militer, dan menginginkan hidup berdampingan secara damai, stabil, dapat diprediksi, dan saling menguntungkan dengan tetangganya.” Tambahnya.

 

“Tetapi jika demokrasi dan cara hidupnya terancam, Taiwan akan melakukan apa pun untuk mempertahankan diri. Rakyat Taiwan akan bangkit jika keberadaan Taiwan terancam setelah demokrasi tidak dapat dinegosiasikan.” Kata Tsai.

 

“Hampir setiap hari gangguan oleh Tentara Pembebasan Rakyat, posisi kami dalam hubungan lintas selat tetap konstan. Taiwan tidak akan tunduk pada tekanan, tetapi juga tidak akan berubah menjadi petualang, bahkan ketika ia mengumpulkan dukungan dari komunitas internasional.

 

Sumber: Reuters

 

Tags: Hubungan Diplomatik, Hubungan Bilateral, Konflik Taiwan vs China.

Komentar 0
Sembunyikan Komentar

0 σχόλια:

Posting Komentar