Berita 24 Indonesia - Direktur Jenderal Badan Penanggulangan Bencana Pakistan, Naseer Nasir pada hari Kamis, (07/10) mengatakan sedikitnya 2...
“Kami
menerima informasi bahwa 20 orang tewas akibat gempa. Upaya penyelamatan terus
dilakukan,” katanya.
Gempa bumi
dengan kekuatan 5,7 SR melanda Pakistan dini hari tadi ketika orang-orang tengah tertidur pulas.
Petugas penyelamat mengatakan sebagian besar korban tewas adalah wanita dan
anak-anak.
“Gempa
itu relatif dangkal pada 20 km (12 mil) dengan pusat gempa 102 km (62 mil)
timur Quetta,” kata US
Geological Survey (USGS).
“Lebih
dari 100 rumah runtuh dan terendam
lumpur serta sebagian besar rusak ringan, termasuk gedung-gedung pemerintah. Ratusan
orang kehilangan tempat tinggal,”
kata Sohail Anwar, wakil komisaris di kota Harnai kepada Reuters.
Video yang direkam oleh beberapa warga Pakistan yang
kemudian menyebar di media sosial menunjukkan rumah-rumah bergetar dan
lampu-lampu bergoyang saat gempa terjadi serta adanya kepanikan warga yang
kemudian berkumpul di jalan.
Sebelumnya, pada tahun 1935, Pakistan juga pernah mengalami
gempa bumi parah dengan kekuatan 7,7 SR yang juga melanda Quetta. Menurut catatan pemerintah, gempa bumi
tersebut menewaskan 30.000 hingga 60.000 orang yang menjadikannya sebagai salah satu gempa paling mematikan yang melanda Asia
Selatan dalam sejarah.
Sumber:
Reuters