Mobile Menu

navigasi

More News

Utusan Nuklir Jepang, AS, dan Korsel Bertemu Bahas Program Senjata Nuklir Korut

15.01

Berita 24 Indonesia - Utusan nuklir utama dari Jepang, Amerika Serikat, dan Korea Selatan mengadakan pembicaraan di Tokyo pada hari Selasa, (14/9) untuk membahas bagaimana mengendalikan program rudal dan nuklir Korea Utara, sehari setelah Pyongyang berhasil melakukan uji coba rudal jarak jauh baru.

 

Sebelumnya, media pemerintah Korea Utara mengumumkan bahwa Korea Utara berhasil membuat senjata nuklir dalam uji coba rudal jelajah jarak jauh baru, yang menurut para analis bisa menjadi senjata pertama negara itu dengan kemampuan nuklir.

 

“Perkembangan terakhir di DPRK adalah pengingat akan pentingnya komunikasi dan kerja sama yang erat dari ketiga negara,” kata Sung Kim, utusan khusus AS untuk Korea Utara, dalam sambutan pembukanya.

 

Ketiga negara tersebut juga membahas cara untuk memecahkan kebuntuan dengan Korea Utara mengenai senjata nuklir dan program rudal balistiknya, yang telah menarik kekhawatiran sanksi dari masyarakat internasional.

 

Dalam pertemuan dengan rekannya dari Jepang Takehiro Funakoshi dan Korea Selatan Noh Kyu-duk, Kim mengatakan Washington tetap terbuka untuk diplomasi menangani masalah Korea Utara.

                           

Gedung Putih mengatakan mereka masih siap untuk terlibat dengan Pyongyang meskipun uji coba rudal baru-baru ini, tetapi pemerintahan Presiden AS Joe Biden tidak menunjukkan kesediaan untuk melonggarkan sanksi.

 

Pyongyang mengatakan tidak melihat tanda-tanda perubahan kebijakan dari Amerika Serikat dengan mengutip isu-isu seperti sanksi serta latihan militer AS-Korsel yang dikatakan sebagai persiapan untuk serangan.

 

Sumber: Reuters

 

Tags: Politik, Militer, Senjata Nuklir Korea Utara, Rudal Jarak Jauh.

Komentar 0
Sembunyikan Komentar

0 σχόλια:

Posting Komentar