Mobile Menu

navigasi

More News

KLHK Bekerja Sama Dengan UNDP Gelar Diskusi " Merkuri : Musuh Dalam Selimut "

12.30

Berita 24 Indonesia - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) bekerja sama dengan United Nations Development Programme (UNDP) pada Kamis kemarin (9/9/2021) menggelar diskusi secara virtual mengenai ' Merkuri : Musuh Dalam Selimut '.

Direktur Jendral (PSLB3) KLHK, Rosa Vivien Ratnawati menjelaskan bahwa dalam diskusi ini untuk mengedukasikan kepada masyarakat akan dampak berbahaya merkuri.

Selain itu, juga sebagai bagian dari rangkaian sosialisasi the fourth meeting of the conference of parties (COP-4) Konvensi Minamita mengenai merkuri yang di langsungkan di Bali, Indonesia sebagai tuan rumah. 

" Masyarakat bisa terpapar dengan cara menghirup udara yang terkontaminasi, mengkonsumsi serta penyerapan melalui kulit. Merkuri bisa menyebabkan gangguan pencernaan, pernafasan, kulit, dan ginjal " Ungkap Vivien, dilansir dari PPID Menlk.

Kemudian Ahli Dermatovenereologist, Dr. Nenden Sobarna menjelaskan bahwa dampak dari terpaparnya merkuri pada kulit antara lain jerawat, meradang, alergi wajah, iritasi kulit, hingga kanker kulit.

Lanjutnya efek dari merkuri tersebut dalam kadar sedikitpun sangatlah berbahaya.

Pada dosis tinggi, merkuri dapat menyebabkan kerusakan permanen pada otak, ginjal, gangguan perkembangan janin, serta kerusakan paru-paru.

" Banyak ditemukan produk maskara, kutek, dan pembersih rias mata yang menggunakan merkuri sebagai bahan pengawet. hal tersebut didapatkan dari BPOM , produk kosmetik ilegal di Indonesia nilai transaksinya mencapai Rp.10 miliar " Ungkap Dr. Nenden Sobarna

Untuk menghindari merkuri, Dr,Nenden memberitahukan untuk mengecek izin dari BPOM langsung ke websitenya. Kemudian, memperhatikan petunjuk penggunaannya tidak jelas, serta keterangan bahan yang ditulis dalam bahasa asing.

Dalam diskusi tersebut salah satu aktor Ben Kasyafani menceritakan pengalamannya menggunakan produk yang mengandung merkuri menyebabkan gangguan pada kulitnya.

" Pada awal karir, saya menggunakan kosmetik untuk keperluan syuting, namun seiiring berjalannya waktu, wajah mengalami gangguan kulit dan harus menjalani pengobatan dan perawatan " Ungkap Ben


(Sumber : PPID Menlhk)

Komentar 0
Sembunyikan Komentar

0 σχόλια:

Posting Komentar