Mobile Menu

navigasi

More News

Kebut Vaksinasi, Pemerintah Australia Perkirakan Lonjakan Kasus Mencapai Puncaknya

13.31

Berita 24 Indonesia -
Pihak berwenang New South Wales (NSW), Australia pada hari Senin, (6/9) mengatakan infeksi harian diperkirakan akan mencapai puncaknya minggu depan ketika Australia berupaya untuk mempercepat program vaksinasi sebelum pelonggaran pembatasan.

 

Australia sedang berusaha menahan gelombang ketiga virus corona yang telah mengunci dua kota besar, Sydney dan Melbourne serta ibu kota Canberra, di bawah langkah pembatasan jarak sosial yang ketat.

 

Perdana Menteri NSW Gladys Berejiklian mengatakan daerahnya akan membutuhkan fasilitas kesehatan tambahan termasuk tempat tidur dan ruang perawatan intensif pada awal Oktober ketika mengebut program vaksinasi dalam beberapa minggu ke depan.

 

“Saya ingin memenuhi syarat untuk mengatakan bahwa penambahan fasilitas kesehatan tergantung pada sejumlah hal dan variabel lainnya. Akan ada banyak penyebaran super, kita bisa melihat bahwa akan melonjak lebih tinggi. Kata Berejiklian dalam jumpa pers di Sydney.

 

Sebanyak 1.071 kasus Covid-19 saat ini dirawat di rumah sakit, sekitar 177 orang dirawat di ruang intensif (ICU) dan 67 di antaranya memerlukan perawatan. Di NSW sendiri melaporkan 1.281 kasus baru pada Senin, turun dari 1.485 sehari sebelumnya.

 

Negara bagian Victoria melaporkan 246 kasus baru, kenaikan harian terbesar tahun ini. Jumlah kasus virus corona Australia relatif rendah jika dibandingkan dengan negara lain, sekitar 63.000 kasus dan 1.044 kematian.

 

Lebih dari 38% populasi orang dewasa Australia telah divaksinasi lengkap dan diperkirakan akan mencapai 70% pada awal November berdasarkan program vaksinasi saat ini.

 

Pekan lalu, Australia menandatangani kesepakatan pertukaran vaksin dengan Inggris dan Singapura untuk 4,5 juta dosis vaksin Pfizer BioNTech, dua kali lipat dari pasokan bulan ini.

 

Letnan Jenderal John Frewen kepala satuan tugas vaksinasi mengatakan satu juta dosis Moderna juga akan tiba di Australia dalam seminggu atau lebih kedepan.

 

Sumber: Reuters

 

Tags: Vaksinasi di Australia, Vaksin Moderna, Vaksin Pfizer, Vaksin AstraZeneca.

Komentar 0
Sembunyikan Komentar

0 σχόλια:

Posting Komentar