Mobile Menu

navigasi

More News

Bangun Dunia Virtual, Prospek Futuristik Masa Depan Korea Selatan

14.43

Berita 24 Indonesia - Insinyur sekaligus investor Korea Selatan Shaun (30) memiliki rencana besar untuk mengembangkan sebidang tanah dengan harga jutaan won (ribuan dolar) menjadi ladang bisnis Korea dimasa mendatang.

 

“Saya berencana untuk merancang gedung yang cocok untuk menjadi pertunjukan K-pop dan pemutaran K-drama. Ini mungkin dapat menghasilkan model bisnis yang dapat menguntungkan dalam dua hingga tiga tahun nanti.” Kata Shaun kepada Reuters.

 

Proyek besar Shaun ada di dunia virtual berbasis blockchain Decentraland. Metaverse menjadi prospek futuristik bagi sebagian besar dunia dan menjadi semakin nyata ketika akan dikembangkan di Korea Selatan.

 

Fitur seperti permainan avatar digital, berjalan-jalan dengan teman, mengadakan pertemuan sosial, berbelanja dan berpesta serta membuat rencana untuk membangun kota dan bisnis dilakukan secara virtual.

 

Pengguna dapat membeli tanah di dunia maya dengan tujuan untuk menampung bisnis nyata, seperti klub malam yang membebankan biaya akses kepada pengguna. Manajer investasi, perusahaan telekomunikasi, dan bahkan pemerintah Korea Selatan semuanya bisa terhubung dengan mudah.

 

Samsung Asset Management mengharapkan Samsung Global Metaverse Fund-nya, dapat dengan mudah untuk menarik keuntungan 100 miliar won ($86,49 juta) pada akhir tahun 2021, dengan perkiraan sekitar 1-2 miliar won setiap hari.

 

Choi Byung-geun, wakil presiden Manajemen Aset Samsung mengatakan minatnya pada metaverse telah tumbuh sejak pandemi karena Work From Home. Dana Samsung diluncurkan hanya dua minggu setelah KB Asset Management's KB Global Metaverse Economy Fund.

 

Dengan melihat perusahaan teknologi besar global seperti Facebook sudah menuju ke arah bisnis metaverse, industri ini bisa menghasilkan lebih banyak uang, kata Choi.

 

SK Telecom, salah satu operator seluler terbesar di Korea meluncurkan 'ifland' metaverse pada bulan Juli di mana para penghuni dapat menjadi tuan rumah dan menghadiri pertemuan dengan avatar animasi lainnya.

 

Ketika tren sosial bergeser ke non-tatap muka karena era pandemi, permintaan layanan metaverse terus melonjak. Ada ribuan kamar yang dibuat setiap hari dan puluhan ribu pengguna harian.” Kata seorang pejabat SK Telecom kepada Reuters.

 

SK Telecom adalah bagian dari Metaverse Alliance yang diluncurkan oleh pemerintah Korea Selatan pada pertengahan Mei yang mencakup lebih dari 200 perusahaan dan institusi.

 

Masyarakat Korea Selatan secara khusus terbuka terhadap atraksi metaverse, meskipun masih belum jelas sejauh mana bisa memengaruhi kehidupan nyata atau berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk perkembangannya.

 

Sumber: Reuters

 

Tags: Metaverse, Avatar Digital, AI, Inovasi Teknologi.

Komentar 0
Sembunyikan Komentar

0 σχόλια:

Posting Komentar