Berita 24 Indonesia - Pejabat senior dapartemen luar negeri Amerika Serikat mengetahui bahwa ada sekitar 100 orang warga negara Amerika dan ...
" Untuk sekitar 100 orang tersebut akan disiapkan oleh pemerintah Amerika untuk meninggalkan negara itu " Ucap Pejabat senior dapartemen luar negeri Amerika Serikat, di lansir dari reuters, Senin (27/9/2021).
Diketahui bahwa ada sekitar 124.000 orang diterbangkan untuk keluar dari Kabul, setelah pemerintah Afghanistan yang di dukung Amerika Serikat runth bulan lalu, dan Taliban mengambil kendali.
Pasukan Amerika Serikat dan menyerahkan bendera pada tanggal 31 Agustus 2021, terdapat 85 warga Amerika, serta 79 LPR telah meninggalkan Afghanistan melalui penerbangan sporadis.
Namun, beberapa warga negara Amerika tidak ingin meninggalkan Afghanistan tanpa anggota keluarganya, yang dimana tidak memiliki dokumen perjalanan yang diperlukan untuk memasuki Amerika Serikat.
" Saya sepenuhnya memahami betapa menyakitkan pilihan tersebut bagi mereka, tetapi untuk masalah hukum dan kebijkan hingga saat ini kami belum memberikan dukungan untuk keberangkatan, dan untuk pemulangan kembali dipercepat hanya untuk anggota keluarga besar warga Amerika Serikat " Ungkapnya.
Lanjut pejabat tersebut, untuk membantunya hanya anggota keluarga dekat warga negara Amerika yang tidak perlu menggunakan persyaratan dokumentasi.
Tetapi hal tersebut tidak berlaku untuk keluarga "besar" yang dapat mencakup banyak orang.
(Sumber : Reuters)