Mobile Menu

navigasi

More News

Vaksinasi Ditangguhkan, Kontaminan Vaksin Moderna Kembali Teridentifikasi di Beberapa Prefektur

14.11

Berita 24 Indonesia -
Kontaminan vaksin Covid-19 Moderna kembali ditemukan pada Minggu, (29/8) di prefektur Gunma, Jepang.

 

Salah seorang pejabat prefektur Gunma mengatakan sebuah zat hitam kecil ditemukan dalam botol vaksin Moderna Inc yang mendorong untuk menangguhkan inokulasi menggunakan vaksin Moderna di beberapa kawasan tersebut.

 

Kementerian kesehatan Jepang mengatakan bahwa ada dua orang meninggal setelah menerima suntikan vaksin Moderna yang kemudian ditangguhkan sementara setelah ditemukannya kontaminan.

 

Pemerintah telah mengatakan bahwa tidak ada masalah keamanan atau kemanjuran terhadap vaksin Moderna, identifikasi dan penangguhan sementara adalah bentuk tindakan pencegahan.

 

Perusahaan farmasi Moderna dan Spanyol Rovi, yang memproduksi vaksin Moderna untuk beberapa kawasan di Asia mengatakan bahwa kontaminasi dapat disebabkan oleh masalah manufaktur di salah satu lini produksi Rovi.

 

Vaksin yang dimaksud di Gunma berasal dari banyak Moderna yang berbeda dari yang penggunaannya telah dihentikan.

 

Vaksin dari lot yang sama telah diberikan kepada 4.575 orang di Gunma, tetapi prefektur tersebut tidak mendengar laporan tentang kesehatan yang buruk. Kontaminan vaksin Moderna juga ditemukan di prefektur Okinawa, Jepang.

 

Sumber: Reuters

 

Tags: Vaksin Moderna, Vaksinasi, Vaksin AstraZeneca, Vaksin Sinovac.

Komentar 0
Sembunyikan Komentar

0 σχόλια:

Posting Komentar