Mobile Menu

navigasi

More News

Vaksinasi Ditangguhkan, 2 Orang Meninggal di Jepang

13.07

Berita 24 Indonesia -
Menurut laporan kementerian kesehatan pada Sabtu, (28/8) ditemukan dua orang meninggal setelah menerima suntikan vaksin Covid-19 Moderna Inc.

 

Pria berusia 30-an tersebut meninggal dalam beberapa hari setelah menerima dosis kedua vaksin Moderna yang saat ini penyebab kematiannya masih dalam penyelidikan.

 

Takeda Pharmaceutical Co sebelumnya menerima laporan kontaminan di beberapa botol vaksin Moderna. Jepang kemudian menghentikan penggunaan 1,63 juta dosis Moderna yang dikirim ke 863 pusat vaksinasi nasional.

 

Saat ini, kami tidak memiliki bukti bahwa kematian ini disebabkan oleh vaksin Moderna Covid-19. Penting untuk melakukan penyelidikan formal untuk menentukan apakah ada hubungan.” Kata Takeda.

 

Fumie Sakamoto manajer pengendalian infeksi di Rumah Sakit Internasional St. Luke Tokyo memperingatkan agar tidak menarik kesimpulan tentang masalah kematian setelah vaksinasi dengan vaksin yang terkontaminan.

 

“Mungkin hanya ada hubungan sementara antara vaksinasi dan kematian. Ada begitu banyak hal yang masih belum kami ketahui untuk membuat kesimpulan tentang dua kasus ini.” Kata Sakamoto kepada Reuters.

 

Dalam kematian yang dilaporkan pada hari Sabtu,  dicurigai hal ini merupakan efek vaksinasi, dimana setiap orang mengalami demam sehari setelah dosis kedua dan meninggal setelahnya yang memang jarang terjadi. Namun hingga saat ini belum ada bukti bahwa suntikan tersebut mengandung kontaminan.

 

Sumber: Reuters

 

Tags: Vaksinasi di Jepang, Vaksin Moderna, Vaksinasi di Dunia.

Komentar 0
Sembunyikan Komentar

0 σχόλια:

Posting Komentar