Page Nav

HIDE

Gradient Skin

Gradient_Skin

Responsive Ad

Skandal Penggelapan, Pemimpin Samsung Bebas Bersyarat dari Penjara

Berita 24 Indonesia - Wakil Ketua Samsung Electronics Jay Y. Lee yang dihukum karena penyuapan dan penggelapan keluar penjara pada hari Jum...


Berita 24 Indonesia - Wakil Ketua Samsung Electronics Jay Y. Lee yang dihukum karena penyuapan dan penggelapan keluar penjara pada hari Jumat, (13/8) dengan pembebasan bersyarat.

 

Pembebasan tersebut dicurigai adanya dukungan kuat di antara komunitas bisnis dan publik di tengah kecemasan keputusan strategis utama tidak dibuat di produsen chip memori dan smartphone terbesar di dunia.

 

Aktivis dan kelompok sipil lainnya mengecam pembebasannya sebagai tanda keringanan hukuman bagi elit bisnis Korea Selatan.

 

Lee (53) muncul di luar Pusat Penahanan Seoul, mengenakan setelan abu-abu gelap yang tampak jauh lebih kurus daripada saat dia terakhir ditahan pada Januari.

 

Lee dihukum karena menyuap mantan Presiden Park Geun-hye, dia kemudian menjalani 18 bulan dari hukuman 30 bulan yang direvisi.

 

Kantor Presiden Moon Jae-in mengatakan dalam sebuah pernyataan mengatakan bahwa keputusan pembebasan bersyarat Lee dibuat untuk kepentingan nasional dan meminta pengertian dari publik.

 

“Kami sangat menyadari bahwa ada pandangan yang mendukung dan menentang pembebasan bersyarat Wakil Ketua Jay Y. Lee. Pandangan orang-orang yang menentang juga benar,” katanya.

 

Lee awalnya menjalani satu tahun dari hukuman lima tahun sejak Agustus 2017 yang kemudian ditangguhkan. Keputusan pengadilan itu kemudian dibatalkan dan sementara hukumannya dipersingkat dan dikirim kembali ke penjara pada Januari tahun ini.

 

Pembebasan bersyaratnya datang setelah Kementerian Kehakiman bulan lalu melonggarkan pedoman kelayakan untuk pelanggar pertama kali dengan perilaku baik menjadi sekitar 60% dari masa hukuman yang dijalani. Rata-rata waktu yang memenuhi syarat untuk semua penjahat di Korea Selatan adalah 80% sebelum pelonggaran.

 

Kesengsaraan kasus Lee tidak terbatas pada hukuman suap. Dia juga diadili dengan tuduhan penipuan akuntansi dan manipulasi harga saham yang terkait dengan merger dua perusahaan Samsung pada tahun 2015. Namun Lee telah membantah tuduhan dalam kedua kasus tersebut.

 

Sumber: Reuters

 

Tags: Samsung Electronics, Korea Selatan, Kasus Penyuapan dan Penggelapan.

Reponsive Ads