Berita 24 Indonesia - Pertemuan ASEAN Post Ministerial Conference (PMCs) 10+ di hari kedua telah dilaksanakan kembali. Wakil Menteri Luar...
Wakil Menteri Luar Negeri RI Mahendra mengatakan dalam pertemuan di hari kedua, Indonesia mendorong kerjasama pada vaksinasi Covid-19 dan kesehatan, serta terciptanya situasi geopolitik untuk pemulihan ekonomi.
" Masih terdapat perbedaan mencolok dalam akses vaksin secara global " tegas Mahendra.
Untuk mengatasi permasalahan tersebut, Indonesia dalam PMCs mengsulkan penjajakan kerjasam riset dan produksi vaksinasi antara ASEAN dengan perusahaan di negara mitra yang memiliki lisensi produksi vaksin dan obat-obatan untuk menangani Covid-19.
ASEAN saat ini telah memiliki kerangka untuk mendukung mobilitas tersebut, yakni; ASEAN Travel Corridor Arrangement Framework (ATCAF).
Kemudian terkait stabilitas geopolitik, Wamenlu RI menghimbau kembali bahwa pentingnya East Asia Summit sebagai penggerak utama stabilitas kawasan.
" Ini saat tepat bagi kita untuk mewujudkan ASEAN Outlook on the Indo - Pacific menjadi bagian konkret " Imbuhnya
Dalam pertemuan ini, Indonesia juga mengutarakan pandangan serupa dalam pertemuan deangan ASEAN-Australia, ASEAN-Rusia, dan ASEAN-India.
Dilansir laman resmi Kemlu, PMCs tingkat Menlu ASEAN pada hari ini, Kamis (5/8) pertemuan dengan negara Rusia, Australia, India, East Asia Summit.
Besok, Jum'at (6/8) pertemuan ASEAN - Selandia Baru, dan ASEAN - Uni Eropa..
(Sumber : Kementerian Luar Negri RI)
