Berita 24 Indonesia - Dalam sebuah upacara pada Minggu, (8/8) Tokyo menutup pesta olahraga terbesar dunia Olimpiade dengan memadamkan api Ol...
Setelah
menunda Olimpiade Tokyo 2020 selama setahun, penyelenggara mengatakan penutupan
tersebut akan menjadi simbol kemenangan dunia atas pandemi. Tetapi ketika kasus
Covid-19 melonjak di seluruh dunia, Olimpiade gagal mencapai kemenangan itu.
Seluruh
kegiatan acara Olimpiade Tokyo diadakan tanpa penonton karena situasi dan
kondisi Jepang masih dilanda pandemi. Meski begitu, Olimpiade Tokyo memberi
atlet pengalaman baru tentang kehidupan sehari-hari Tokyo dan bertanding dalam
tekanan yang berbeda.
Presiden
Komite Olimpiade Internasional Thomas Bach mengucapkan rasa terima kasih kepada
rakyat Jepang dan mengakui kesulitan menyelenggarakan Olimpiade selama pandemi.
“Untuk
pertama kalinya sejak pandemi dimulai, seluruh dunia berkumpul. Tidak ada yang
pernah menyelenggarakan Pertandingan yang ditunda sebelumnya.” Kata Bach.
Kemarahan
publik atas penanggulangan pandemi dan peluncuran vaksin yang lambat telah menurunkan
elektabilitas Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga. Survei menunjukkan
sebagian besar masyarakat Jepang menentang penyelenggaraan Olimpiade selama
pandemi.
Langkah
yang dilakukan penyelenggara dalam menangani penyebaran Covid-19 diantara para
atlet dan staf dengan mengambil tindakan seperti para pemenang menerima hadiah dengan
mengalungkan medali di leher mereka sendiri.
Sumber:
Reuters
Tags:
Penutupan Olimpiade Tokyo, Olimpiade Tokyo 2020, Perolehan Medali Olimpiade.