Berita 24 Indonesia - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) siap distribusikan vaksin Moderna untuk masyarakat umum pada pekan kedua Agustus den...
Hal
tersebut tertuang dalam Surat No. SR.02.06II/2025/2021 tentang Alokasi
Distribusi Vaksin COVID-19 Moderna-COVAX Facility M2 Agustus 2021.
“Vaksin Covid-19
Moderna diberikan sebanyak 2 dosis dengan interval 4 minggu sehingga vaksin
yang dialokasikan pada minggu ke 2 Agustus 2021 ini untuk memenuhi kebutuhan 2
(dua) dosis sekaligus,” dalam keterangan surat tersebut.
Terkait
pelaksanaan vaksinasi di setiap daerah, masing-masing diserahkan kepada Dinas
Kesehatan setempat. Adapun sebaran vaksin Moderna yang tercantum dalam surat
edaran tersebut salah satunya DKI Jakarta, dengan total 200 ribu dosis.
Sementara
Jawa Barat, Jawa Tengah, hingga Jawa Timur masing-masing mendapatkan lebih dari
500 ribu dosis vaksin Covid-19 Moderna.
Ditegaskan
kembali, pemberian vaksin Moderna untuk masyarakat umum bukan merupakan
vaksinasi booster. Namun, khusus bagi mereka yang belum mendapatkan vaksinasi COVID-19.
Vaksin ini
diproduksi oleh Moderna Incorporation Amerika Serikat. Badan Pengawas Obat dan
Makanan (BPOM) telah menerbitkan izin penggunaan darurat atau emergency use
authorization (EUA) untuk vaksin Moderna.
Kepala BPOM
Penny Lukito mengatakan, penerbitan EUA ini berdasarkan hasil uji klinis fase
ketiga dan pengkajian Komite Nasional Penilai Vaksin Covid-19, ITAGI, dan BPOM.
Penny juga mengungkapkan,
berdasarkan data hasil uji klinis fase ketiga, efikasi vaksin Moderna mencapai
94,1 persen pada kelompok usia 18-65 tahun. Kemudian, efikasi untuk usia 65
tahun ke atas sebesar 86,4 persen. Menurutnya, vaksin ini diperuntukkan bagi
usia 18 tahun ke atas.
Sumber:
Kompas.com
Tags:
Vaksin Moderna, Vaksinasi Nasional, Vaksin Booster Indonesia.
