Mobile Menu

navigasi

More News

Kasus Positif Menurun, Indonesia Longgarkan Pembatasan Jarak dan Sosial

14.22

Berita 24 Indonesia - Presiden Indonesia Joko Widodo mengatakan bahwa pemerintah akan menyesuaikan pembatasan Covid-19 selama seminggu kedepan dengan membatasi pusat perbelanjaan dan pabrik sebagai langkah menekan kasus virus Corona di beberapa daerah.

 

Pulau Jawa sebagai pulau terpadat di Indonesia telah diturunkan statusnya dari kategori Level 4 yang paling parah. Hal ini juga dibarengi dengan menurunnya tingkat pasien rawat inap rumah sakit di daerah-daerah tersebut dalam seminggu terakhir.

 

Langkah pembatasan yang dilakukan seperti restoran di dalam pusat perbelanjaan akan diizinkan untuk melayani pelanggan yang makan di tempat tidak melebihi 50% pengunjung dan pusat perbelanjaan buka hingga jam 9 malam, sebelumnya hanya sampai jam 8 malam.

 

Pemerintah juga akan menjalankan uji coba indoor dining untuk restoran di kota-kota besar yang beroperasi di luar pusat perbelanjaan.

 

Semua pabrik dapat beroperasi dengan 100% pekerja yang dibagi dalam beberapa shift kerja, asalkan memenuhi syarat dengan membawa dokumen tertentu dari pemerintah, termasuk surat vaksinasi atau tes PCR.

 

“Kita harus mensyukuri berbagai perkembangan yang telah kita capai bersama. Namun kita tetap harus waspada. Jika kita tidak hati-hati, kita bisa menghadapi peningkatan kasus lagi.” Kata Luhut.

 

Pemerintah memperbarui situasi setiap minggu dan dapat mengubah pembatasan mulai 7 September jika perlu. Indonesia memperketat pembatasan Covid-19 pada awal Juli setelah varian Delta memicu lonjakan infeksi dan membuat rumah sakit kesulitan dalam mengendalikan lonjakan pasien.

 

Jumlah kasus harian Indonesia turun hingga mencapai 5.436 pada hari Senin, (30/8) menurun tajam jika dibandingkan dengan puncak 56.757 infeksi harian pada pertengahan Juli lalu.

 

Total kasus infeksi virus Corona Indonesia mencatat lebih dari 4 juta kasus Covid-19 dan lebih dari 132.000 kematian.

 

Sumber: Reuters

 

Tags: Covid di Indonesia, Kasus Kematian Covid-19, Pemerintah Kendalikan Pandemi.

Komentar 0
Sembunyikan Komentar

0 σχόλια:

Posting Komentar