Berita 24 Indonesia - Menurut penghitungan Reuters, pada hari Rabu, (4/8) kasus virus corona di seluruh dunia melampaui 200 juta karena vari...
Kasus yang
meningkat dalam beberapa bulan terakhir di seluruh dunia, menyoroti adanya kesenjangan
dalam tingkat vaksinasi di tiap negara. Diantaranya bahkan ada yang belum
memberikan setengah populasi mereka untuk dosis pertama.
Sekitar
2,6% dari populasi dunia telah terinfeksi sejak pandemi dimulai, bahkan bisa
melebihi angka sebenarnya karena pengujian yang terbatas di banyak tempat.
Jika jumlah
orang yang terinfeksi diibaratkan sebuah negara, maka bisa dikategorikan negara
dengan populasi terpadat kedelapan di dunia di bawah Nigeria.
Menurut analisis
Reuters, butuh lebih dari setahun kasus Covid-19 mencapai angka 100 juta pertama.
Namun 100 juta berikutnya dilaporkan hanya dalam waktu enam bulan. Pandemi
telah menewaskan hampir 4,4 juta orang.
Negara-negara
yang melaporkan kasus terbanyak dalam kurun waktu satu minggu diantaranya
Amerika Serikat, Brasil, Indonesia, India, dan Iran. Mereka mewakili sekitar
38% dari semua kasus global yang dilaporkan setiap hari.
Indonesia,
yang menghadapi lonjakan kasus Covid-19 pada bulan Juli, melaporkan rata-rata
kematian terbanyak dan melampaui 100.000 total kematian pada hari Rabu. Negara
ini menyumbang satu dari setiap lima kematian yang dilaporkan di seluruh dunia
setiap hari.
Meskipun pandemi
belum benar-benar berakhir, pemerintah Indonesia berencana akan membuka kembali
perekonomian secara bertahap pada bulan September.
Wuhan tempat
virus pertama kali muncul pada akhir 2019 akan menguji 12 juta penduduknya setelah
mengonfirmasi kasus domestik pertamanya dari varian Delta. Kota itu tidak
melaporkan kasus lokal sejak pertengahan Mei tahun lalu.
Sumber:
Reuters
Tags:
Jumlah Kasus Covid di Dunia, Pemerintah Gagal Mengendalikan Pandemi, Kasus Kematian Covid di Dunia.
