Berita 24 Indonesia - Tepat pada hari ini, (6/8) 76 tahun lalu, sebuah bom atom inti uranium bernama ‘Little Boy’ meledak di atas kota Hiro...
Upacara
tahunan yang dipimpin langsung oleh Walikota Hiroshima Kazumi Matsui dimulai pukul 08:15 tepat waktu pengeboman pada 6 Agustus 1945 dengan
mengheningkan cipta di Peace Memorial Park.
Walikota Hiroshima
mendesak para pemimpin dunia untuk beralih dari penggunaan nuklir ke dialog
pembangunan kepercayaan dengan perjanjian untuk melarang penggunaan senjata nuklir.
Matsui
menekankan bahwa kotanya tidak akan pernah berhenti untuk melestarikan
fakta-fakta bencana dan mempromosikan budaya perdamaian di seluruh dunia.
“Senjata
nuklir adalah kekerasan manusia yang paling utama. Jika masyarakat sipil
memutuskan untuk hidup tanpanya, pintu menuju dunia bebas senjata nuklir akan
terbuka lebar.” Kata Matsui setelah upacara.
Sebelum
upacara, banyak orang mengunjungi taman di pagi hari untuk mempersembahkan doa
dan bunga kepada mereka yang menderita akibat pengeboman.
Mika Tanaka
(45), yang kakeknya seorang penyintas bom atom mengatakan bahwa dia membawa
ketiga anaknya ke taman setiap tahun untuk memastikan mereka tidak pernah
melupakan pelajaran dari masa lalu.
“Warga
Hiroshima memiliki peran untuk menghubungkan generasi mendatang. Dalam
kehidupan kita sehari-hari, sangat mudah untuk melupakan bahwa sebuah bom dijatuhkan
di kota kita karena kita tidak mengalaminya secara langsung.” Katanya.
Pada
Olimpiade Tokyo yang sedang berlangsung, para atlet dan ofisial tidak diminta
untuk mengheningkan cipta meskipun ada permintaan dari pemerintah kota
Hiroshima dan kelompok lain agar mereka berpartisipasi dalam semangat perdamaian
dunia.
Sumber: JapanToday
Tags: Bom Atom Hiroshima, Bom Atom Nagasaki, Perang Dunia II.
