Berita 24 Indonesia - Absennya suporter dalam setiap laga Olimpiade karena pandemi Covid-19 tahun lalu menjadi pukulan telak bagi para atl...
Suasana
riuh dan mencekam dengan suara-suara jeritan, teriakan, dan tangisan kegembiraan
dari para penonton sudah tidak bisa dirasakan atlet lagi. Kini kursi kosong
selalu menghiasi atlet dalam setiap pertandingan.
Yiannis
Exarchos kepala eksekutif Layanan Penyiaran Olimpiade mengatakan teknologi
digital tidak bisa sepenuhnya menggantikan suasana yang sepi dalam kompetisi.
“Saya pikir
kita harus jujur, koneksi manusia tidak dapat direplikasi secara digital. Saya
seorang pecinta teknologi tetapi tidak ada banyak teknologi yang bisa menggantikan
penonton.” Kata Exarchos kepada wartawan.
Komite Olimpiade Internasional (IOC) sedang mempercepat rencana digitalnya untuk
menambahkan elemen baru demi meningkatkan pengalaman atlet yang
bersaing, sembari meningkatkan kualitas siaran terhadap jutaan penggemar yang
menonton di rumah.
IOC
mengatakan telah mencapai rekor angka di seluruh platform digitalnya sendiri
dan Tokyo 2020, dengan lalu lintas dua kali lipat dari acara Rio de Janeiro
2016. Postingan media sosial Olimpiade telah menghasilkan lebih dari 2 miliar
keterlibatan media.
“Kami juga merindukan
penonton asli, tetapi kami akan melakukan lebih banyak lagi untuk menunjukkan
hubungan yang sebenarnya. Kita perlu menyoroti dunia ada di sini, dunia
menyaksikan, dunia terlibat, dunia mendukung upaya para atlet.” Tambah Exarchos.
Sumber:
Reuters
Tags:
Olimpiade Tokyo 2020, Jadwal Pertandingan Olimpiade, Perolehan Medali Olimpiade.
