Berita 24 Indonesia - Berdasarkan Kepala Pusat Komando dan Operasi Nasional (NCOC) Asad umar, Pakistan akan melarang warganya memasuki kant...
Menurut NCOC,
dari total populasi
Pakistan 220 juta, baru
sekitar 27,8 juta yang telah
menerima satu suntikan vaksin
dan hanya 5,9 juta yang telah divaksinasi penuh.
Umar
mengatakan sertifikat itu juga diperlukan untuk bukti perjalanan udara dan staf
sekolah mulai 1 Agustus dan akhir Agustus untuk karyawan mal, restoran,
angkutan umum, dan kantor sektor publik. Siswa yang berusia di atas 18 tahun juga
akan segera diminta untuk divaksinasi.
“Kalau
tidak divaksin, tidak bisa mengajar di sekolah dan perguruan tinggi mulai 1
Agustus. Kita tidak bisa mempertaruhkan nyawa anak-anak kita hanya karena Anda
belum siap untuk mendapatkan vaksin.” Kata Umar.
Dikatakan
Pakistan mencatat 4.497 kasus baru dan 76 kematian dalam 24 jam terakhir,
dengan lebih dari 3.000 orang dalam kondisi kritis. Sejauh ini sudah 23.209
orang telah meninggal karena Covid-19 di Pakistan.
Setelah respon
yang sedikit terlambat, pemerintah berupaya meningkatkan vaksinasi nasionalnya,
terutama di provinsi Punjab, dengan 850.000 dosis diberikan pada hari Rabu di
seluruh negeri. Umar menargetkan vaksinasi menyentuh satu juta dosis per hari.
Sebagian besar
vaksinasi Pakistan bergantung pada vaksin China. Vaksin lain seperti AstraZeneca,
Pfizer dan Moderna tersedia dalam bentuk sumbangan melalui program berbagi
COVAX WHO untuk negara-negara miskin.
Kedutaan Amerika
Serikat mengatakan mereka juga akan segera menambah sumbangannya sebanyak tiga juta dosis Moderna, di mana
sebelumnya sudah memberikan 2,5 juta dosis.
Sumber:
Reuters
Tags: Covid di Pakistan, Kasus Covid di Dunia, Jumlah Kematian Covid di Dunia.