Page Nav

HIDE

Gradient Skin

Gradient_Skin

Responsive Ad

Waketum BKSAP DPR RI : Indonesia Memiliki Semangat Nasional Untuk Pemulihan Jangka Panjang Dari Pandemi Covid-19

Berita 24 Indonesia - Wakil ketua badan kerja sama antar parlemen (BKSAP) DPR RI Sihar Sitorus mengatakan bahwa pandemi Covid-19 berpotens...




Berita 24 Indonesia
- Wakil ketua badan kerja sama antar parlemen (BKSAP) DPR RI Sihar Sitorus mengatakan bahwa pandemi Covid-19 berpotensi membentuk sistem kesehatan dan ekonomi berkelanjutan, hal tersebut dapat menimbulkan dampak yang sangat menghancurkan. 

Penguatan persatuan, solidaritas, dan kerja sama global menjadi komponen penting bagi suatu negara untuk menghadapi pandemi agar lebih membaik dan kuat. 

Waketum BKSAP DPR RI Sihar di dalam sidang umum IPU Ke-142 menyebutkan negara Indonesia memiliki semangat nasional yakni 'gotong royong' sebagai kunci dalam upaya pemulihan langsung dan jangka panjang dari pandemi Covid-19. 

" Sistem multilateral yang efektif dan inklusif dikombinasikan dengan kolaburasi global yang diperkuat untuk meningkatkan produksi dan distribusi yang tepat waktu dan adil serta diagnostik, terapeutik, dan vaksin yang aman dan efektif adalah kunci untuk mengurangi pandemi Covid-19 " Kata Waketum BKSAP DPR RI Sihar Sitorus kepada seluruh anggota parlemen yang hadir secara virtual, Rabu (26/5/2021). dikutip dari laman dpr.

Dalam pendekatan multilateralisme untuk mengakhiri pandemi fraksi partai PDIP ini menunjukan melalui Co-Chairmansip Indonesia dengan Kanada dan Ethiopia dalam Covax AMC Engagement Group yang bertujuan untuk menyediakan 1,3 miliar dosis

Dalam pernyataan tersebut sejalan di sidang umum IPU Ke-142 yang bertemakan " mengatasi pandemi hari ini dan membangun hari esok yang lebih baik ; melalui peran parlemen "

Melansir dari laman resmi dpr, dalam persidangan ini parlemen Indonesia pun juga mendesak organisasi parlemen Internasional untuk menjamin pemulihan pasca situasi yang barada di negara Palestina. 

Persatuan Antar Parlemen (IPU) mengambil tindakan kolektif dan mendukung langkah berbagai pimpinan negara dan para anggota parlemen terkait penyelesaian konflik dengan menekankan kedamaian dan keadilan.

" Paling penting untuk memastikan bantuan kemanusiaan dan perlindungan bagi seluruh rakyat palestina, termasuk anak-anak, perempuan, penyandang disabilitas, tenaga media, awak media, warga sipil, dan orang-orang tak berdosa yang menjadi sasaran selama konflik " Ujarnya

Direktur sosial budaya dan Ol negara berkembang Kementerian Luar Negri Penny Dewi Herasanti memandang konflik tersebut harus adanya delegasi intenasional. sebab, gencatan senjata yang di luncurkan Israel ke Palestina pada tanggal 21 Mei lalu, tentu semua pihak di berbagai negara mengharapkan perdamaian dapat berlangsung lama.

Terlebih saat, semua negara mengupayakan rekonstruksi dan pemulihan dari kerusakan yang ditimbulkan selama konflik berlangsung 

" Saat pandemi seperti ini, kita harus upayakan perdamaian, solidaritas, dan kerja sama guna membangun masyarakat tangguh. sebab, tanpa perdamaian maka tidak ada pembangunan, tanpa pembangunan maka tidak ada perdamaian " Pungkasnya

(Sumber : DPR RI | Foto : Google search/Gatra.com)


Reponsive Ads