Berita 24 Indonesia - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika ( BMKG ) menginformasikan bahwa akan terjadi Gerhana Bulan Total pada t...
" Proses Gerhana Bulan Total nanti fase awal (P1) hingga di fase akhir (P4) yang akan berlangsung selama 5 Jam, 5 Menit, dan 2 Detik, sedangkan proses gerhana totalnya, sejak awal fasel total (U2), puncak total hingga akhir fase total (U3) akan berlangsung selama 18 menit, 44 detik " Kata Kepala Pusat Seismologi Teknik, Geofisika Potensial, dan Tanda Waktu BMKG Rahmat Triyono dalam keterangannya di Jakarta, dikutip dari antaranews, Jum'at (21/5/2021).
Kemudian Triyono menjelaskan bahwa Gerhana Bulan Total terjadi saat posisi Matahari-Bumi-Bulan sejajar.
Hal ini terjadi karena di umbra Bumi yang berakibat saat puncak gerhana bulan total terjadi, maka bulan akan terlihat berwarna merah.
BMKG akan melakukan pengamatan Gerhana Bulan Total yang tejadi pada tanggal 26 Mei 2021 di lokasi yang tersebar di seluruh Indonesia dengan menggunakan teleskop yang dipadukan dengan detektor dan teknologi informasi.
Serta dapat disebarlusakan melalui laman resmi BMKG di https://www.bmkg.go.id/gbt, kemudian masyarakat pun juga dapat mengikuti proses pengamatan ini dengan mengakses laman tersebut.
" Masyarakat yang berada di pesisir aau pinggir laut (pantai) perlu mewaspadai terjadinya pasang air laut yang lebih tinggi, dari pasang normalnya " Ujarnya. (Sumber : Antaranews | Foto : Pinterest/curensea.com | Penulis : Antania)
