Mobile Menu

navigasi

More News

India Enam Hari Berturut-Turut Melonjak Kasus Infeksi Covid-19, Terdapat 200.000 Kasus

23.03



Berita 24 Indonesia
- Dapertemen Kesehatan di India pada Selasa (20/4) mencatat enam hari berturut-turut kasus harian infeksi Covid-19 mencapai lebih dari 200.000 kasus. 

Melansir reuters, di minggu akhir tercatat 1.761 kasus yang meninggal dunia di India, dan kasus ini sangat jauh dengan negara Amerika Serikat dilaporkan hanya mencapai 567.538 kasus meninggal dunia akibat infeksi Covid-19

Negara terpadat kedua di dunia tengah menghadapi keadaan darurat kesehatan publik terbesarnya, setelah menurunkan tingkat kewaspadaannya ketika infeksi virus corona SARS-Cov-2 turun ke titik terendah dalam beberapa bulan Februari kemarin. 

Pusat pengendalian penyakit dan perlindungan Amerika Serikat mengatakan bahwa jika ingin berpergian ke India ditunda terlebih dahulu. Sementara lanjut Perdana Mentri Inggris Boris Johnson membatalkan perjalanannya ke New Delhi minggu depan.

Saat ini jumlah kasus infeksi virus corona SARS-Cov-2 di India mencapai 15,32 Juta, kedua dari Amerika Serikat. 

Orang-orang di Delhi dan di Uttar Pradesh menyerukan putus asa dengan meminta bantuan di  media sosial Twitter, dimana mereka meminta bantuan agar keluarganya bisa masuk kerumah sakit. yang lainnya melaporkan kekurangan oksigen dan obat anti virus Remdesivir

" Sebuah tragedi monumental yang proporsi epik sedang berlangsung di seluruh India, tidak ada tempat tidur di rumah sakit, tidak ada oksigen, tidak ada vaksinasi " Kata Manish Tewari, seorang anggota parlemen oposisi, di Twitter, dikutip reuters. 

Perdana Mentri Narendra Modi memerintahkan vaksinasi, pada hari Senin bagi siapa pun diatas usia 18 tahun untuk diberikan pada 1 Mei mendatang. 

Menurut Portal Pemerintah India sejauh ini terdapat 109,6 juta orang yang telah menerima dosis pertama , dan sebagian kecil populasi hanya 1.3 miliar penduduk India

Untuk vaksinasi harian India yang dilansir reuters, telah mencapai 4.5 juta dosis yakni di tanggal 5 April 2021. (Sumber : Reuters | Photo : Reuters | Penulis : Antania)




Komentar 0
Sembunyikan Komentar

0 σχόλια:

Posting Komentar