Page Nav

HIDE

Gradient Skin

Gradient_Skin

Responsive Ad

Universitas Pamulang Buka Kampus Murah Di Serang, Asosiasi Kampus Swasta Ngadu Ke Walikota Serang.

sumberphoto dari akun instagram @universitas_pamulang Berita 24 Indonesia, Banten -  Kantor Wali kota Serang didatangi oleh Perwakilan dari ...




sumberphoto dari akun instagram @universitas_pamulang
sumberphoto dari akun instagram @universitas_pamulang


Berita 24 Indonesia, Banten - Kantor Wali kota Serang didatangi oleh Perwakilan dari berbagai kampus yang tergabung dalam Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTSI) wilayah IV-B/Banten pada Senin (15/3/2021).

Para perwakilan tersebut mengadukuan Universitas Pamulang (Unpam) yang membuka kampus baru di kota Serang dengan harga murah. Kampus yang berlokasi di kecamatan Walantaka sudah beroperasi dengan biaya yang sangat murah, yakni Rp 150 ribu per bulan untuk setiap mahasiswa dan tidak ada biaya tambahan lain.

Hal ini tentu saja membuat APTSI merasa keberatan dengan adanya kampus baru unpam tersebut. Sebab dikhawatirkan dengan harga yang terlampau murah kampus-kampus swasta yang ada sebelum kampus tersebut hadir akan sepi peminat.

“Kita juga tidak ingin membatasi atau Unpam tidak boleh beroperasi di sini karena sekarang ini sudah dibebaskan oleh pemerintah. Kita berterima kasih kalau pihak pengelola pendidikan tinggi mau berinvestasi di daerah-daerah, termasuk di Serang. Tentu saja harapan besar, tapi yang harus diperhatikan adalah keseimbangan atau kerja sama dengan kampus-kampus yang sudah ada. Jangan satu hidup, satu bermasalah,” Ujar Ketua APTSI, Abas Subarya setelah melakukan audiensi dengan walikota serang dikutip pada situs rmolbanten.com, Selasa (16/3/2021)

Abas menambahkan Pemda juga harus bisa bertindak, dikarenakan yang menjadi perhatian untuk pemda tidak hanya pendidikan SD,SMP,dan SMA saja.

"Pemda jangan dikira tidak ada kewenangan, karena masyarakat yang harus diperhatikan bukan hanya SD, SMP sampai SMA saja. Ini juga masyarakat pak wali yang akan mengadu nasib dengan berkompetensi siap untuk diterapkan di masyarakat,” lanjutnya

Di lain pihak, Wali Kota Serang Syarif Syafrudin, sebagai pihak yang mendengar audiensi tersebut akan menjadi penengah. Dia akan memanggil pihak Unpam untuk bisa merundingkan masalah ini bersama.

"Nanti kita akan undang pihak Unpam, dan dari asosiasi ini juga akan kita undang, Saya ingin Unpam jalan dan Perti lainnya juga jalan. Dari pada kami mengakomodir 1 Perti tapi Perti lainnya hancur,” tandasnya


Penulis : Rifqi Rahmatuloh Azis

Editor : Antania Hanjani

Sumber : rmolbanten.com

Reponsive Ads