Page Nav

HIDE

Gradient Skin

Gradient_Skin

Responsive Ad

Peringatan Hari Pekerja Sosial : Kementarian Sosial Mendorong Pekerja Sosial Mengambil Peran Nyata Atasi Dampak Pandemi Covid-19

Kementrian Sosial RI Tri Rismaharini Berita 24 Indonesia - Mentri Sosial Tri Rismaharini mendorong pekerja sosial mengambil peran nyata atas...






Sumber Photo : Kementrian Sosial RI
Kementrian Sosial RI Tri Rismaharini

Berita 24 Indonesia - Mentri Sosial Tri Rismaharini mendorong pekerja sosial mengambil peran nyata atasi dampak pandemi Covid-19. Hal ini dinyatakan dalam peringatan hari pekerja sosial sedunia yang jatuh pada tanggal 16/3/2021. 

Kementerian Sosial menyatakan, tantangan dalam pembangunan kesejahteraan sosial semakin kuat dan dinamis. Serta, berbagai isu dampak pandemi Covid-19 bermunculan seperti kekerasan, rasisme, kelaparan, perubahan iklim, ketidakadilan, dan ketidakmertaan. 

Hal ini Tri mengkonstruksikan kepada para pekerja sosial (Peksos) dapat berkontribusi nyata terhadap tantangan yang sedang dihadapi bersama-sama. lalu, Tri mengajak Peksos dan berbagai pihak yang terkait untuk memperkuat kerja sama dan mempererat silahturahmi.

"Selamat dan semangat semua untuk pekerja sosial (peksos). Pantang menyerah, sesulit apapun mari krita kerjakan, karna dengan kita membantu orang lain, maka kita bisa meringankan beban orang lain pula." Kata Mentri Sosial Tri Rismaharini, di dalam Youtube Channel Kemensos RI, Rabu (17/3/2021). 

Dalam peringatan Hari Pekerja Sosial Dunia mengusung tema global agenda of social work & social development 2020-2030. tema ini diusung oleh International Federation Of Social Workers (IFSW).

IFSW mengajak seluruh dunia dan berbagai organisasi anggotanya, terutama pada para pekerja sosila (Paksos) untuk dapat menyuarakan isu-isu penting teruma tentang kemanusiaan setiap tahun. 

Mensos menyatakan hal tersebut, bahwa seluruh masyarakat Indonesia memiliki identitas satu yaitu 'manusia' dengan hakekat yang menyertainya. Nilai paling utama dalam hidup ialah saling menjaga satu sama lain, tidak meninggalkan siapapun, dan apapun masalah yang terjadi. 

"Kita harus memprioritaskan mereka yang paling rentan dalam masyarakat, kita harus mampu merubah krisis ini menjadi peluang " lanjutnya. 

Melansir dari kanal Youtube Kemensos RI, Mensos menegaskan, keseriusan pemerintah untuk menangani penangan pandemi Covid-19, terutama dimulainya tahapan vaksin. 

"Program vaksinasi mendatangkan harapan baru, semangat baru bahwa kita mampu pulih, kita mampu bangkit, dan beranjak maju lagi mencapai masyarakat yang adil dan sejahtera. Namun, kita tidak boleh lengah, vaksin bukan pertanda pandemi usai segera" tutupnya. 

Penulis : Antania Hanjani

 




Reponsive Ads