Berita 24 Indonesia, Australia - Pemerintah Australia mengeluarkan peringatan banjir dan perintah untuk evakuasi pada Selasa ini (23/3/202...
Di lansir reuters badan cuaca negara Australia telah memposting peringatan cuaca buruk di setiap kota atau wilayah deretan satu. Terdapat sekitar 10 juta orang yang terdampak di sebagian kota, dan berjumlah 25 juta di seluruh wilayah Alaska.
" Kami menyarankan agar situasi hujan dan banjir tetap dinamis dan kompleks. sekitar 18.000 orang telah di perintah untuk evakuasi" Kata Perdana Mentri Scoot Morrison kepada wartawan, dikutip reuters, Selasa (23/3/2021).
Sebagian kota New South Wales terkena dampak buruk dari banjir, di hari keempat hujan lebat berturut-turut, sehingga diperkirakan akan tergabung dengan palung pantai selama 24 jam mendatang, meningkatkan banjir.
Tidak ada korban kematian dalam laporannya, tetapi ribuan orang telah di selamatkan oleh tim evakuasi dalam beberapa hari terakhir.
Gladys Berejiklian Perdana Mentri New South Wales mengatakan, dalam semalam kondisi cuaca memburuk dan cenderung memburuk pada siang hari sehingga akan mengalami peningkatan curah hujan yang lebat.
Beberapa photo dan video tersebar di media sosial mengenai banjir di Australia. Seluruh jembatan hanyut, hewan terdampar, dan rumah terendam. Salah satu video memperlihatkan sebuah truk konteiner menabrak jembatan di NSW, serta menyebabkan kerusakan struktural besar, sementara, video yang lainnya menunjukkan sebuah mobil tersapu oleh genangan air di Queensland.
![]() |
| truk konteiner menabrak jembatan di NSW |
![]() |
| Evakuasi hewan terendam banjir |
Berejiklian mengatakan, sekitar 15.000 lebih penduduk yang perlu di evakuasi yang melintas di NSW, dimana pihak berwenang telah meminta bantuan dari pasukan pertahanan Australia.
Tim mengevakuasi ribuan penduduk di barat laut Sydney. karna, perairan sungai meningkat sehingga membanjiri rumah-rumah warga. Bendungan Warragamba air utama dari Sydney, mulai meluap pada hari Sabtu (20/3) dan diperkirakan akan meluap selama 7 hari.
Badan Cuaca Australia memperkirakan, kemungkinan hujan mulai reda pada hari Rabu (24/3). Pemerintah memperingatkan masyarakat yang terkena dampak banjir kemungkinan tidak dapat segera kembali kerumah, karna hujan yang tak henti-hentinya sehingga air di sungai meluap.
Perdana Mentri Scoot Morrison mendesak masyarakat agar untuk mengikuti saran dari pihak berwenang. Sumber : Reuters | Sumber Photo : 7newsaustralis | Penulis : Antania


