Page Nav

HIDE

Gradient Skin

Gradient_Skin

Responsive Ad

Pada 2019 Peserta BPJS Proyeksikan Jumlah Peserta 83 Persen

Ilustrasi BPJS. Foto : Instagram @bpjskesehatan_ri Berita24.com - Badan penyelenggara Jaminan Sosial atau BPJS Kesehatan memproyeksik...


Ilustrasi BPJS. Foto : Instagram @bpjskesehatan_ri

Berita24.com - Badan penyelenggara Jaminan Sosial atau BPJS Kesehatan memproyeksikan jumlah peserta hanya 224,1 juta atau 83% dari total penduduk Indonesia 269 juta orang. Namun, pemerintah menargetkan seluruh penduduk terdaftar dalam program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) pada tahun lalu.

Dilansir dari Katadata.co.id, Dari jumlah 224,1 juta, 96,5 juta di antaranya adalah peserta penerima bantuan iuran (PBI) Anggaran Penerimaan dan Belanja Negara (APBN). Sedangkan, 38,8 juta lainnya peserta PBI Anggaran Penerimaan dan Belanja Daerah (APBD).

14,7 juta peserta adalah pekerja penerima upah (PPU) Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan 1,57 juta PPU TNI, 1,28 juta PPU Polri, serta 1,57 juta PPU Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Disatu sisi, pemerintah memutuskan untuk menaikkan iuran BPJS Kesehatan. Kenaikan itu seiring berlakunya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 75 Tahun 2019 pada awal tahun ini. Dampak dari kenaikan itu, 372.924 peserta BPJS Kesehatan turun kelas pelayanan. Sebanyak 153.466 peserta atau 3,5% turun dari kelas I. Sedangkan, 209.458 orang atau 3,3% turun dari kelas II. 

Walaupun ada peserta yang turun kelas, Direktur Utama BPJS Kesehatan, Fachmi Idris memastikan pelayanan kesehatan yang diberikan tetap sama. Ia juga berjanji meningkatkan kualitas layanan dengan adanya kenaikan iuran.

Mau Kuliah dengan Beasiswa? Klik Disini

Penulis : Handayani

Reponsive Ads