Page Nav

HIDE

Gradient Skin

Gradient_Skin

Responsive Ad

Indef Sebut Daya Beli Masyarakat Harus di Jaga di Tengah Konflik AS-Iran

Indef sebut daya beli masyarakat harus di jaga. Foto : Instagram @agus_suherman88 Berita24.com - Institute for Development of Economic...

Indef sebut daya beli masyarakat harus di jaga. Foto : Instagram @agus_suherman88

Berita24.com - Institute for Development of Economics and Finance (Indef) mengaku daya beli masyarakat harus tetap dijaga dalam rangka menopang perekonomian nasional di tengah konflik Amerika Serikat dan Iran.

Dilansir dari Antara.com, Peneliti Indef Rusli Abdullah mengatakan dalam rangka menjaga pertumbuhan ekonomi nasional maka bauran kebijakan diharapkan dapat dikaji kembali. Selain itu, pemerintah harus fokus tetap menjaga daya beli masyarakat tetap baik karena ketidakpastian global bertambah setelah perang dagang AS-China.

Ia mengatakan, pertumbuhan ekonomi yang ditargetkan pemerintah mencapai 5,3% diperkirakan cukup berat yakni di tengah sentimen global yang kurang mendukung.

Rusli menambahkan dalam rangka menopang perekonomian tetap tumbuh dan terjaga, pemerintah harus dapat lebih mempermudah investasi yang masuk ke dalam negeri. Selain itu, ditengah ketidakpastian global tersebut, masyarakat atau investor di pasar keuangan diimbau untuk lebih berhati-hati dalam menentukan pilihannya.

Surat berharga negara (SBN) juga masih cukup menjanjikan, baik dari sisi keamanan maupun dalam memberikan imbal hasil. Sedangkan, untuk investasi di pasar modal, ia menyarankan agar investor memilih saham-saham perusahaan di sektor konsumer, seperti makanan dan minuman.

Mau Kuliah dengan Beasiswa? Klik Disini

Penulis : Handayani

Reponsive Ads