Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo. Foto : Instagram @perrywarjiyo Berita24.com - Bank Indonesia (BI) memproyeksikan aliran modal a...
![]() |
| Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo. Foto : Instagram @perrywarjiyo |
Berita24.com - Bank Indonesia (BI) memproyeksikan aliran modal asing masuk ke Indonesia melalui instrumen portofolio sepanjang tahun lalu sebesar Rp 224,2 triliun. Dana asing paling besar masuk ke instrumen utang pemerintah, Surat Berharga Negara atau SBN.
Sepanjang tahun 2018, BI memproyeksikan aliran modal asing yang masuk hanya sebesar Rp 13,9 triliun. Secara rinci, aliran modal asing paling besar masuk ke SBN sebesar Rp 168,86 triliun, saham sebesar Rp 50 triliun, obligasi korporasi sebesar Rp 3 triliun serta Sertifikat Bank Indonesia atau SBI sebesar Rp 2,6 triliun.
Dilansir dari Katadata.co.id, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menjelaskan melonjaknya dana asing yang masuk adalah bukti kepercayaan investor terhadap perekonomian Indonesia. Hal tersebut terjadi di tengah kondisi eksternal yang diliputi rasa ketidakpastian.
Seiring dengan capaian aliran modal asing naik, cadangan devisa Indonesia memproyeksikan akan terus meningkat. Hal tersebut juga seiring dengan realisasi data Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) yang diperkirakan akan surplus pada kuartal IV 2019.
BI memproyeksikan Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) defisit US$ 46 juta membaik dibandingkan kuartal sebelumnya defisit US$ 2 miliar. Sedangkan secara kumulatif, neraca pembayaran Januari-September 2019 surplus US$ 396 juta.
Sedangkan, defisit transaksi berjalan pada kuartal III 2019 sebesar US$ 7,7 miliar atau sekitar 2,7% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) membaik dibandingkan kuartal sebelumnya US$ 8,5 miliar atau sekitar 3,22% terhadap PDB.
Mau Kuliah dengan Beasiswa? Klik Disini
Penulis : Handayani
