Page Nav

HIDE

Gradient Skin

Gradient_Skin

Responsive Ad

OJK Mengaku Stabilitas Jasa Keuangan Masih Terjaga

Otoritas Jasa Keuangan. Foto : www.ojk.go.id Berita24.com - Rapat Dewan Komisioner (RDK) Otoritas Jasa Keuangan mengaku stabilitas sek...

Otoritas Jasa Keuangan. Foto : www.ojk.go.id

Berita24.com - Rapat Dewan Komisioner (RDK) Otoritas Jasa Keuangan mengaku stabilitas sektor jasa keuangan dalam kondisi terjaga dengan intermediasi sektor jasa keuangan yang membukukan kinerja positif dan profil risiko industri jasa keuangan masih terkendali.

Dilansir dari Antara.com, Deputi Komisioner Manajemen Strategis dan Logistik, Anto Prabowo mengatakan keberlanjutan kebijakan dovish oleh beberapa bank sentral negara maju terus menjaga likuiditas global dan penguatan pasar keuangan global.

Sampai 20 Desember 2019, pasar SBN mengalami peningkatan dengan imbal hasil sebesar 94,2 bps yang disertai dengan aliran investor nonresiden ke pasar SBN sebesar Rp 171 triliun.

Sedangkan, pasar saham menguat sebesar 4,53% atau sekitar 1,54% menjadi 6.284,4. Penguatan tersebut didukung oleh aliran masuk investor nonresiden. Selain itu, kinerja intermediasi lembaga jasa keuangan November 2019 juga sejalan dengan perkembangan yang terjadi di perekonomian domestik.

Kredit perbankan memproyeksikan pertumbuhan positif mencapai 7,05% (yoy), ditopang oleh kredit investasi yang tetap tumbuh 2 digit di posisi 13,71% (yoy). Sedangkan, piutang pembiayaan perusahaan mengalami peningkatan sebesar 4,5% (yoy). Ditengah pertumbuhan intermediasi lembaga jasa keuangan, profil risiko juga masih terkendali dengan rasio NPL gross mencapai 2,77% (NPL net:1,2%) dan rasio NPF mencapai 2,5%.

Dari sisi penghimpunan dana, Dana Pihak Ketiga (DPK) perbankan tumbuh sebesar 6,72% (yoy), lebih tinggi dari capaian tahun lalu. Sedangkan, sepanjang Januari hingga November 2019, industri asuransi berhasil menghimpun premi mencapai Rp 261,7 triliun tumbuh sebesar 6,1% (yoy).

Mau Kuliah dengan Beasiswa? Klik Disini

Penulis : Handayani

Reponsive Ads