Ilustrasi Emas. Foto : Instagram @investasiemas_tanpabunga Berita24.com - Pada Divisi COMEX New York Mercantile Exchange, emas berjan...
![]() |
| Ilustrasi Emas. Foto : Instagram @investasiemas_tanpabunga |
Berita24.com - Pada Divisi COMEX New York Mercantile Exchange, emas berjangka alami penurunan pada akhir perdagangan. Hal tersebut karena indeks acuan di Wall Street memperpanjang kenaikan yang menyebabkan AS semakin menguat.
Dilansir dari Antara.com, Kontrak emas paling aktif yakni untuk pengiriman Februari turun dari 1,9 dolar AS atau 0,13% ditutup menjadi 1.478,70 dolar AS per ounce.
Investor pasar saham Amerika Serikat tetap optimis setelah Beijing dan Washington menyetujui teks perjanjian ekonomi dan perdagangan fase satu.
Namun ketika ekuitas membukukan keuntungan, emas biasanya turun sebab investor tak perlu mencari tempat yang aman dan mengalihkan investasi mereka ke aset berisiko yang memberikan imbal hasil lebih tinggi.
Tekanan tambahan datang dari kenaikan dolar AS. Indeks dolar yang mengukur greenback terhadap mata uang utamanya, naik lebih lanjut menjadi 97,40 yang membuat emas yang dihargakan dalam dolar lebih mahal bagi investor yang memegang mata uang lainnya.
Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Maret 2020 turun dari 2,3% atau 0,13% ditutup pada 17,049 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Januari 2020 naik dari 5,9 dolar AS atau 0,63% menjadi menetap di 935,70 dolar AS per ounce.
Mau Kuliah dengan Beasiswa? Klik Disini
Penulis : Handayani
