Page Nav

HIDE

Gradient Skin

Gradient_Skin

Responsive Ad

Ekonomi Syariah Belum Bisa Bersaing dengan Ekonomi Konvensional

Deputi Gubernur Bank Indonesia Dody Budi Waluyo. Foto : Instagram @suaradotcom Berita24.com - Deputi Gubernur Bank Indonesia Dody Bud...


Deputi Gubernur Bank Indonesia Dody Budi Waluyo. Foto : Instagram @suaradotcom

Berita24.com - Deputi Gubernur Bank Indonesia Dody Budi Waluyo menjelaskan nilai ekonomi Indonesia dengan prinsip halal atau nilai-nilai syariah dapat mencapai Rp 12,8 ribu triliun yakni sekitar 80% dari Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia setara dengan Rp 16 ribu triliun.


Dilansir dari Antara.com, Nilai ekonomi tersebut berbentuk pengeluaran unsur ekonomi nonhalal dari keseluruhan PDB. Dalam beberapa tahun terakhir ekonomi syariah Indonesia bergerak sangat dinamis,yakni di tengah tantangan penetrasi dan literasi untuk bersaing dengan ekonomi konvensional.

Indonesia memiliki nilai ekonomi yang cukup signifikan. Akan tetapi, masih belum bisa mengoptimalkan potensi ekonomi syariah. Hal tersebut, terlihat dari posisi Indonesia yang masih bertahan, yakni sebagai negara konsumen dan bukan sebagai negara produsen.

Walaupun disebut sebagai negara dengan mayoritas penduduk muslim, tapi tetap saja masih belum optimal dalam memperdalam pasar keuangan syariah.

Hal tersebut, juga tak terlepas dari kondisi perbankan syariah yang belum dapat bersaing dengan konvensional. Dimana, aset perbankan syariah belum menunjukkan peningkatan signifikan dalam beberapa tahun terakhir.

Dody menambahkan, saat ini pengelolaan dan di industri keuangan syariah Indonesia sebesar Rp 1,7 triliun. Dengan angka tersebut Indonesia masuk peringkat tiga dalam pengelolaan dana syariah diantaranya negara berpenduduk mayoritas muslim.

Mau Kuliah dengan Beasiswa? Klik Disini

Penulis : Handayani

Reponsive Ads